Sosialisasi Layanan Aplikasi Pelaporan Orang Asing

0
2568
Walikota Tebingtinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan menyerahkan cindera mata kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas II P.Siantar, Kamis (10/8/2017) di Gedung Hj.Sawiyah Tebingtinggi.

EDISIMEDAN.com.TEBINGTINGGI – Pelayanan keimigrasian Indonesia merupakan The Best In The Word, lebih cepat, lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada bangsa Asing dan peralatannyapun sangat canggih, salut dan hormat buat Dirjen Imigrasi.

Demikian dikatakan Walikota Tebingtinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan saat membuka sosialisasi Perlindungan Pengungsi dan Pencari Suaka serta Layanan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) yang dilaksanakan Kantor Imigrasi Kelas II P.Siantar, Kamis (10/8/2017) di Gedung Hj.Sawiyah Tebingtinggi.

Sosialisasi APOA yang dilaksanakan Kantor Imigrasi Kelas II P.Siantar,menghadirkan narasumber dari UNHCR Ardi Sofinhar dengan materi Perlindungan Pengungsi dan Pencari Suaka serta Kepala Kantor Imigrasi P.Siantar Jaya Putra tentang implementasi APOA.

Disampaikan Walikota, kebetulan saya bersama pak Menteri Perindag dan Gubernur baru saja kembali dari Moskow Rusia, melalui beberapa negara, dan kami merasakan dan melihat secara nyata, pelayanan ke imigrasian RI jauh lebih baik ketimbang dinegara lain.

Negara kita merupakan satu negara yang terbuka terhadap bangsa asing, dan kita memberikan kebebasan visa dam kita tidak pernah takut, konsekwensinya siapa saja bisa masuk, dan tanggungjawab kita bersama untuk melakukan pengawasannya.

Untuk itu diharapkan Walikota agar Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan berperan aktif melakukan pemantauan dan pengawasan seperti tempat kos, komplek perumahan, mess perusahaan, rumah kontrakan dan lain yang bersifat komersil.

“ Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan menjadi ujung tombaknya adalah untuk memantaunya karena merekalah yang paling tau warga didaerahnya masing-masing termasuk jika ada keberadaan orang asing, “  ujarnya.

Kata Umar, manfaatkanlah Layanan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), dan karenanya manfaatkan dengan sebaik-baiknya sosialisasi ini, dan kita akan berupaya Unit Pelayanan Paspor (UPP) yang ada di Tebingtinggi tidak hanya melayani pembuatan Paspor saja, tetapi juga menerima laporan, dan Imigrasi Kelas II P.Siantar mendukungnya.

Diingatkan Walikota, meskipun Tebingtinggi bukanlah merupakan daerah tujuan Wisata, tetapi merupakan lintasan kawasan Distenasi Wisata Danau Toba, dan posisinya sangat strategis, bisa saja orang-orang asing sementara bermukim di Kota Tebingtinggi, kita juga perlu pengawasan bersama dengan aparat keamanan di Tebingtinggi. [ Rdi ]

Apa Pendapat Anda?