Home / SUMUT / 10 Warga Asahan Meninggal karena DBD

10 Warga Asahan Meninggal karena DBD


Waspada DBD

EDISIMEDAN.com, KISARAN – Sedikitnya 10 orang penderita Demam Berdarah Dongue (DBD) di Kabupaten Asahan meninggal dunia. Ini diketahui berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan hingga September 2016. Penderita DBD yang meninggal dunia tersebut berada di delapan kecamatan.

“Sampai September 2016 yang meninggal dunia ada 10 orang. Di Kecamatan Pulau Rakyat ada 2 orang, Teluk dalam 2 orang, Mandoge 1 orang, Sei Dadap 1 orang, ‎Tinggi Raja 1 orang,‎ Mutiara 1 orang,‎ Aek Songsongan 1 orang, dan ‎Pulo Bandring 1 orang,” jelas Kasi Pemberantasan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan Saprin Sanja Hutahaean, Selasa (13/9/2016) saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Jalan Tusam, Kisaran.

Ia menambahkan, untuk kasus DBD di Sumut, Kabupaten Asahan berada di peringkat keenam. Dari 25 Kecamatan di Kabupaten Asahan, angka tertinggi penderita DBD berada di tiga kecamatan yakni Kecamatan Pulau Rakyat, Buntu Pane dan Kecamatan Rahuning.

Tiga Kecamatan tersebut pun telah ditetapkan dan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB). Di tahun 2016, sampai September terdata ada 299 orang pasien yang menderita DBD. Angka ini meningkat siginifikan dari tahun 2015 yang terdata 174 orang pasien.

BACA JUGA
Wabah Zika di Singapura, Sumut Bersiaga

“Faktor perubahan iklim dan kebersihan lingkungan menjadi penyebabnya. Selain itu, masiih banyak masyarakat yang belum melaksanakan 3M Plus,” bebernya.

Ia pun berharap, masyarakat melaksanakan 3M Plus untuk mencegah meningkatkan pasien DBD. [buwas]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up