Home / NEWS / 12 Orang Tersangka Kerusuhan Tanjungbalai, 8 Penjarah 4 Perusakan

12 Orang Tersangka Kerusuhan Tanjungbalai, 8 Penjarah 4 Perusakan


Situasi salah satu rumah ibadah di Tanjungbalai yang rusak akibat kerusuhan yang terjadi Jumat-Sabtu (30/7/2016).

EDISIMEDAN.COM, MEDAN – Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayep Wahyu Gunawan menyatakan, saat ini pihaknya sudah menetapkan 12 orang tersangka dan memeriksa 39 orang saksi terkait peristiwa kerusuhan yang mengakibatkan terjadinya kerusakan sejumlah rumah ibadah yakni vihara dan kelenteng Jumat malam lalu.

Situasi di Kota Tanjungbalai sendiri hingga saat ini sudah kondusif dan aman. Masyarakat Tionghoa sejak Minggu sudah kembali melakukan ibadah seperti biasanya. Sementara sejumlah warga dibantu organisasi kemasyarakatan ikut membantu membersihkan rumah ibadah yang sebelumnya dirusak.

“Awalnya kita tetapkan tujuh tersangka terkait penjarahan dan mereka sudah ditahan. Dari yang ketujuh itu, bertambah menjadi satu orang. Jadi, total ada 8 orang tersangka terkait penjarahan,” kata Ayep.

“Untuk kasus penjarahan itu, mereka dikenakan Pasal 363 KUHP,” tambahnya.

Sementara itu, untuk kasus perusakan, Ayep menyatakan pihaknya sudah mengamankan 4 orang. “Keempat orang tersebut sudah ditetapkan tersangka. Jadi total keseluruhannya ada 12 tersangka,” terangnya.

Baca Juga:  Terkelin Dukung Pembangunan Monumen Resi Smegit Brahmana di Kabanjahe

Terkait identitas tersangka baru itu, Ayep belum bisa menyampaikannya karena masih didata. “Nanti dulu ya. Kalau untuk keseluruhan saksi yang diperiksa sudah 39 orang,” terangnya.

Menurut Kapolres, penetapan status tersangka kepada 12 orang tersebut merupakan pengembangan dari keterangan 39 saksi dan rekaman CCTV yang berada di sejumlah rumah ibadah.

Sebelumnya, polisi sudah memasang garis polisi di lokasi kerusuhan. Saat ini, kata dia, garis polisi itu sudah dibuka. Lokasi kerusuhan itu juga sudah dibersihkan. Namun, aparat gabungan masih terus berjaga-jaga.

Minggu pagi kemarin (31/7/2016), Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Kapolda Sumut Irjen Raden Budi Winarso, Pangdam I/BB Mayjend Lodewyk Pusung dan tokoh agama serta pejabat lainnya meninjau lokasi kerusuhan di Tanjungbalai. Polisi memastikan kondisi disana sudah kondusif dan terkendali.

“Saat ini kondusi sudah kondusif. Kita imbau warga beraktifitas normal dan toko-toko kembali dibuka. Kita bersama-sama juga sudah membersihkan lokasi-lokasi kerusuhan,” tukas Ayep. [ded]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up