Home / MEDAN TODAY / Dicari: Parcel Kadaluarsa!

Dicari: Parcel Kadaluarsa!


MEDAN| Penggunaan produk kadaluarsa dalam paket parsel jelang lebaran diperkirakan akan kembali marak. Tapi benarkah parsel kadaluarsa tersebut sudah sulit ditemukan?"Tetap saja pengawasan terhadap parcel Lebaran harus terus ditingkatkan," ujar Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Sumut, Abu Bakar Siddiq kepada wartawan.Karea itu, dia mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Medan untuk memperketat pengawasan terhadap parcel yang mulai ramai menjelang Lebaran demi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Medan, Syahrizal Arif mengatakan pihaknya sudah membentuk tim gabungan dengan Polri, BPOM, Dinas kesehatan dan lainnya untuk mengawasi peredaran parcel.Jika nanti ditemukan adanya parcel yang tidak sesuai ketentuan maka akan ditarik dan pengusahanya dipanggil untuk diberikan sanksi."Penggunaan produk makanan yang kadaluarsa harus menjadi perhatian serius, karena  selain merugikan konsumen juga dikhawatirkan menimbulkan bahaya kesehatan," pungkasnya. [reza ananda|ray]

MEDAN| Penggunaan produk kadaluarsa dalam paket parsel jelang lebaran diperkirakan akan kembali marak. Tapi benarkah parsel kadaluarsa tersebut sudah sulit ditemukan?

“Tetap saja pengawasan terhadap parcel Lebaran harus terus ditingkatkan,” ujar Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Sumut, Abu Bakar Siddiq kepada wartawan.

Karea itu, dia mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Medan untuk memperketat pengawasan terhadap parcel yang mulai ramai menjelang Lebaran demi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Medan, Syahrizal Arif mengatakan pihaknya sudah membentuk tim gabungan dengan Polri, BPOM, Dinas kesehatan dan lainnya untuk mengawasi peredaran parcel.

Baca Juga:  Macet Parah di Langkat, 5 Jam Cuma Bergerak 2 Kilometer

Jika nanti ditemukan adanya parcel yang tidak sesuai ketentuan maka akan ditarik dan pengusahanya dipanggil untuk diberikan sanksi.

“Penggunaan produk makanan yang kadaluarsa harus menjadi perhatian serius, karena¬† selain merugikan konsumen juga dikhawatirkan menimbulkan bahaya kesehatan,” pungkasnya. [reza ananda|ray]

Terkait


Berita Terbaru