Home / NEWS / MC “Setrap” SBY Selama 4 Menit di Podium

MC “Setrap” SBY Selama 4 Menit di Podium


MEDAN | Masalah miskoordinasi antara panitia dan pembawa acara atau MC menyebabkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terpaksa berdiri diam di atas podium sekitar 4 menit. Presiden menunda pidato karena MC tak kunjung berhenti membacakan daftar penerima penghargaan.Jadi ceritanya, dalam puncak acara peringatan Hari Koperasi ke-67 yang berlangsung di Lapangan Benteng, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (15/7/2014), sejumlah tokoh mendapat penghargaan dari Presiden. Yakni anugerah Satya Lancana Pembangunan dan Satya Lancana Wira Karya. Acara itu dipandu master of ceremony (MC), Tia Diran yang dikenal juga dengan nama Tia Maryadi.Nah, usai menyematkan tanda jasa dan bersalaman dengan para penerima, Presiden turun dari panggung. Seterusnya Presiden diundang lagi naik ke panggung karena akan menerima gelar ‘Bapak Penggerak Pembangunan Koperasi’. Penghargaan dalam bentuk selempang itu diberikan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Syarief Hasan didampingi Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid.Usai menerima selempang itu, Presiden SBY bergerak ke podium dan bersiap memberikan pidato. Tetapi saat bersamaan, MC Tia Diran membacakan daftar nama penerima Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira Karya. Jumlah penerimanya banyak, dan menyita waktu setidaknya hampir empat menit.Kendati telah melihat posisi Presiden di podium, namun MC tak juga berhenti. Terus membacakan daftar penerima penghargaan, antara lain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi, Bupati Dharmasraya Adi Gunawan hingga Walikota Pasuruan Hasani.Undangan yang kikuk dengan suasana janggal ini, mulai bersuara, "Huuu.. Huuu.."Presiden SBY yang mengetahui kegelisahan ini hadirin, kemudian berupaya menenangkan. Dengan isyarat kedua tangannya, SBY meminta massa tidak riuh. Setelah Tia Diran selesai membacakan lembar-lembar kertas berisi daftar penerima penghargaan itu, barulah Presiden memulai pidatonya. Pidato yang singkat, hanya sekitar 15 menit saja. [abu riyadh|khi]

MEDAN | Masalah miskoordinasi antara panitia dan pembawa acara atau MC menyebabkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terpaksa berdiri diam di atas podium sekitar 4 menit. Presiden menunda pidato karena MC tak kunjung berhenti membacakan daftar penerima penghargaan.

Jadi ceritanya, dalam puncak acara peringatan Hari Koperasi ke-67 yang berlangsung di Lapangan Benteng, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (15/7/2014), sejumlah tokoh mendapat penghargaan dari Presiden. Yakni anugerah Satya Lancana Pembangunan dan Satya Lancana Wira Karya. Acara itu dipandu master of ceremony (MC), Tia Diran yang dikenal juga dengan nama Tia Maryadi.

Nah, usai menyematkan tanda jasa dan bersalaman dengan para penerima, Presiden turun dari panggung. Seterusnya Presiden diundang lagi naik ke panggung karena akan menerima gelar ‘Bapak Penggerak Pembangunan Koperasi’. Penghargaan dalam bentuk selempang itu diberikan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Syarief Hasan didampingi Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid.

Baca Juga:  Kebakaran Hutan di Samosir Terburuk dalam 10 Tahun Terakhir

Usai menerima selempang itu, Presiden SBY bergerak ke podium dan bersiap memberikan pidato. Tetapi saat bersamaan, MC Tia Diran membacakan daftar nama penerima Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira Karya. Jumlah penerimanya banyak, dan menyita waktu setidaknya hampir empat menit.

Kendati telah melihat posisi Presiden di podium, namun MC tak juga berhenti. Terus membacakan daftar penerima penghargaan, antara lain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi, Bupati Dharmasraya Adi Gunawan hingga Walikota Pasuruan Hasani.

Undangan yang kikuk dengan suasana janggal ini, mulai bersuara, “Huuu.. Huuu..”

Presiden SBY yang mengetahui kegelisahan ini hadirin, kemudian berupaya menenangkan. Dengan isyarat kedua tangannya, SBY meminta massa tidak riuh. Setelah Tia Diran selesai membacakan lembar-lembar kertas berisi daftar penerima penghargaan itu, barulah Presiden memulai pidatonya. Pidato yang singkat, hanya sekitar 15 menit saja. [abu riyadh|khi]

Terkait


Berita Terbaru