Home / MEDAN TODAY / Ruas Jalan Sekitar Lapangan Benteng Ditutup, Siang Ini

Ruas Jalan Sekitar Lapangan Benteng Ditutup, Siang Ini


MEDAN| Pemerintah Kota Medan melakukan serangkaian rekayasa lalu lintas pada Rabu (15/7/2014) siang hingga sore hari, demi suksesnya kegiatan hari koperasi nasional (Harkopnas) ke-67 yang akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dinas Perhubungan Kota Medan dan polisi satuan lalu lintas (Satlantas) Polresta Medan merencanakan untuk menutup sejumlah ruas jalan khususnya di lokasi berlangsungnya acara.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat mengatakan, Presiden SBY dijadwalkan akan tiba di Lapangan Benteng tempat acara Harkopnas pada pukul 17.30 WIB. Jadi pada pukul 17.00 WIB pihaknya sudah melakukan penutupan Jalan Pengadilan serta Jalan Imam Bonjol.

Untuk itu, bagi pengendara yang datang dari Jalan Diponegoro akan diarahkan langsung untuk berbelok ke arah kiri atau Jalan Kejaksaan. Sedangkan pengendara yang datang dari Jalan Perdana hanya diperbolehkan untuk langsung belok arah kiri Jalan Imam Bonjol.

"Ditutupnya Jalan Pengadilan danĀ  Imam Bonjol juga untuk menghindari kebisingan pengendara lalu lintas yang akan mengganggu kegiatan," ujarnya kepada wartawan.

Renward yang didampingi Kabid lalin Dishub Medan menambahkan, gedung DPRD Medan, DPRD Sumut serta Wisma Benteng akan dijadikan lokasi parkir para tamu undangan VIP. Sedangkan lokasi parkir untuk pengunjung umum berada diseputaran Lapangan Merdeka dan di Kebun Bunga.

Informasi yang diterimanya, Presiden dijadwalkan mendarat di Bandara Lanud Soewondo/eks Polonia pada Rabu (15/7/2014) sekitar pukul 12.00 WIB dan selanjutnya menuju hotel untuk beristirahat sejenak.

"Sampai saat ini belum ada informasi Dimana Bapak Presiden SBY akan berbuka puasa, apakah di hotel atau di rumah dinas gubernur atau Wali Kota," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, Dishub Medan sifatnya hanya membantu tugas personil kepolisian untuk mengamankan lalu lintas agar menghindari kemacetan. Apalagi kebijakan dilapangan tentang rekayasa lalu lintas berada di tangan Satlantas Polresta Medan.

Walaupun begitu, Renward tetap mengerahkan 100 Personil yang akan disebar dibeberapa titik. "Komandonya ada di Kasatlantas Polresta Medan, Dishub sifatnya membantu," tandasnya. [reza ananda|ray]

MEDAN| Pemerintah Kota Medan melakukan serangkaian rekayasa lalu lintas pada Rabu (15/7/2014) siang hingga sore hari, demi suksesnya kegiatan hari koperasi nasional (Harkopnas) ke-67 yang akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dinas Perhubungan Kota Medan dan polisi satuan lalu lintas (Satlantas) Polresta Medan merencanakan untuk menutup sejumlah ruas jalan khususnya di lokasi berlangsungnya acara.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat mengatakan, Presiden SBY dijadwalkan akan tiba di Lapangan Benteng tempat acara Harkopnas pada pukul 17.30 WIB. Jadi pada pukul 17.00 WIB pihaknya sudah melakukan penutupan Jalan Pengadilan serta Jalan Imam Bonjol.

Baca Juga:  Pemko Medan Terus Berikan Perhatian Kepada Nelayan Tradisional

Untuk itu, bagi pengendara yang datang dari Jalan Diponegoro akan diarahkan langsung untuk berbelok ke arah kiri atau Jalan Kejaksaan. Sedangkan pengendara yang datang dari Jalan Perdana hanya diperbolehkan untuk langsung belok arah kiri Jalan Imam Bonjol.

“Ditutupnya Jalan Pengadilan danĀ  Imam Bonjol juga untuk menghindari kebisingan pengendara lalu lintas yang akan mengganggu kegiatan,” ujarnya kepada wartawan.

Renward yang didampingi Kabid lalin Dishub Medan menambahkan, gedung DPRD Medan, DPRD Sumut serta Wisma Benteng akan dijadikan lokasi parkir para tamu undangan VIP. Sedangkan lokasi parkir untuk pengunjung umum berada diseputaran Lapangan Merdeka dan di Kebun Bunga.

Baca Juga:  BANJIR.....BANJIR.... Kota Medan Banjir Hari Ini

Informasi yang diterimanya, Presiden dijadwalkan mendarat di Bandara Lanud Soewondo/eks Polonia pada Rabu (15/7/2014) sekitar pukul 12.00 WIB dan selanjutnya menuju hotel untuk beristirahat sejenak.

“Sampai saat ini belum ada informasi Dimana Bapak Presiden SBY akan berbuka puasa, apakah di hotel atau di rumah dinas gubernur atau Wali Kota,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, Dishub Medan sifatnya hanya membantu tugas personil kepolisian untuk mengamankan lalu lintas agar menghindari kemacetan. Apalagi kebijakan dilapangan tentang rekayasa lalu lintas berada di tangan Satlantas Polresta Medan.

Walaupun begitu, Renward tetap mengerahkan 100 Personil yang akan disebar dibeberapa titik. “Komandonya ada di Kasatlantas Polresta Medan, Dishub sifatnya membantu,” tandasnya. [reza ananda|ray]

Terkait


Berita Terbaru