Home / SUMUT / Labuhanbatu Potensial jadi Sentra Peternakan

Labuhanbatu Potensial jadi Sentra Peternakan


RANTAUPRAPAT | Kabupaten Labuhanbatu merupakan daerah yang potensial untuk pengembangan sub sektor peternakan. Terutama Lembu. Sukses melaksanakannya, juga upaya suksesi program nasional swasembada daging. Luas areal lahan perkebunan kelapa sawit, mendukung untuk pengembangan usaha budidaya peternakan di Labuhanbatu. "Potensial pengembangan ternak di Labuhanbatu," jelas Zulkarnaen Siregar, salahseorang peternak Lembu di Labuhanbatu, Minggu (31/8/2014). Menurut dia, Kabupaten Labuhanbatu memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang cukup besar. Terlebih setelah komoditi kelapa sawit menjadi tanaman primadona. Dengan luasan areal perkebunan yang ada, baik milik perusahaan milik Negara, swasta nasional dan asing ataupun milik perseorangan (rakyat), dinilai potensial jika dimanfaatkan untuk usaha pengembangan ternak. Dia memiliki niat untuk menjadikan Labuhanbatu sebagai kawasan sentra peternakan. Menurut PNS yang masih berstatus Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Pemkab Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengingat pangsa pasar sangat tinggi dalam pemenuhan kebutuhan daging untuk masyarakat. Mewujudkan mimpi itu, Zulkarnaen yang besar dari lingkungan keluarga peternak Lembu itu punya tehnik sendiri. "Status peternak sudah sejak dahulu ditekuni. Sejak sewaktu saya masih kecil orangtua sudah sering mengajak ke lapangan dan daerah-daerah kecamatan di Labuhanbatu untuk pengembangan bisnis ternak sapi," jelasnya. Sistem yang dilakukan dengan memberi pinjaman dan bantuan hewan ternak ke sejumlah masyarakat. Bisnis peternakanpun diajarkan ke warga penerima bantuan. "Polanya sistem bagi hasil," ungkap dia seraya menambahkan kerjasama yang dilakukan sudah terjalin sedikitnya dengan 700-an Kepala Keluarga. Menurut dia, ketersediaan jumlah tanaman hijauan, rumput-rumputan di areal perkebunan sebagai pakan ternak sangat menjamin dalam budidaya ternak. Terlebih lagi di kawasan pesisir Labuhanbatu ketersediaan pakan ternak terjamin. Untuk mewujudkan mimpi menjadikan Labuhanbatu sebagai sentra peternakan, Zulkarnaen juga berniat maju menjadi calon Bupati Labuhanbatu. Keinginan itu untuk ikut serta membangun Labuhanbatu dari sektor peternakan. Untuk membangun Labuhanbatu dan menjadi Bupati, dia rela kelak melepas statusnya sebagai Abdi Negara. "Jikapun harus mundur dari PNS karna status ASN saya siap mundur dari PNS," tandasnya dalam satu kesempatan silaturahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat. [jar]

RANTAUPRAPAT | Kabupaten Labuhanbatu merupakan daerah yang potensial untuk pengembangan sub sektor peternakan. Terutama Lembu. Sukses melaksanakannya, juga upaya suksesi program nasional swasembada daging. Luas areal lahan perkebunan kelapa sawit, mendukung untuk pengembangan usaha budidaya peternakan di Labuhanbatu.

 

“Potensial pengembangan ternak di Labuhanbatu,” jelas Zulkarnaen Siregar, salahseorang peternak Lembu di Labuhanbatu, Minggu (31/8/2014).

 

Menurut dia, Kabupaten Labuhanbatu memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang cukup besar. Terlebih setelah komoditi kelapa sawit menjadi tanaman primadona. Dengan luasan areal perkebunan yang ada, baik milik perusahaan milik Negara, swasta nasional dan asing ataupun milik perseorangan (rakyat), dinilai potensial jika dimanfaatkan untuk usaha pengembangan ternak.

Baca Juga:  Polres Labuhanbatu Berperang Lawan Narkoba

 

Dia memiliki niat untuk menjadikan Labuhanbatu sebagai kawasan sentra peternakan. Menurut PNS yang masih berstatus Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Pemkab Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengingat pangsa pasar sangat tinggi dalam pemenuhan kebutuhan daging untuk masyarakat.

 

Mewujudkan mimpi itu, Zulkarnaen yang besar dari lingkungan keluarga peternak Lembu itu punya tehnik sendiri. “Status peternak sudah sejak dahulu ditekuni. Sejak sewaktu saya masih kecil orangtua sudah sering mengajak ke lapangan dan daerah-daerah kecamatan di Labuhanbatu untuk pengembangan bisnis ternak sapi,” jelasnya.

 

Sistem yang dilakukan dengan memberi pinjaman dan bantuan hewan ternak ke sejumlah masyarakat. Bisnis peternakanpun diajarkan ke warga penerima bantuan. “Polanya sistem bagi hasil,” ungkap dia seraya menambahkan kerjasama yang dilakukan sudah terjalin sedikitnya dengan 700-an Kepala Keluarga.

Baca Juga:  Sekdakab: Bupati dr Tigor Tak Seperti yang Dihujat Orang

 

Menurut dia, ketersediaan jumlah tanaman hijauan, rumput-rumputan di areal perkebunan sebagai pakan ternak sangat menjamin dalam budidaya ternak. Terlebih lagi di kawasan pesisir Labuhanbatu ketersediaan pakan ternak terjamin.

 

Untuk mewujudkan mimpi menjadikan Labuhanbatu sebagai sentra peternakan, Zulkarnaen juga berniat maju menjadi calon Bupati Labuhanbatu. Keinginan itu untuk ikut serta membangun Labuhanbatu dari sektor peternakan.

 

Untuk membangun Labuhanbatu dan menjadi Bupati, dia rela kelak melepas statusnya sebagai Abdi Negara. “Jikapun harus mundur dari PNS karna status ASN saya siap mundur dari PNS,” tandasnya dalam satu kesempatan silaturahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat. [jar]

Terkait


Berita Terbaru