Home / COMMUNITY / SMA Negeri 7 Juara Kompetisi Paduan Suara UMI Medan

SMA Negeri 7 Juara Kompetisi Paduan Suara UMI Medan


Paduan Suara SMA N 7 berhasil menjadi Juara I pada acara Kompetisi Paduan Suara Universitas Methodist Indonesia Medan

MEDAN| SMA Negeri 7 Medan berhasil menjadi juara I pada acara final Kompetisi Paduan Suara (KPS) Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan di Aula PKMI-1 Jalan Hang Tuah Medan, Minggu (30/11) setelah sebelumnya bersaing dengan 8 kelompok paduan suara lainnya dari sekolah SMA di Medan.

Paduan Suara (PS) Halleluyah Choir (SMA N 7 Medan) berhasil lolos dari baba penyisihan. Peserta yang ikut berkompetisi pada babak penyisihan berjumlah 12 kelompok paduan suara. Babak penyisihan digelar Minggu (23/11) lalu di tempat yang sama dan berhasil menetapkan 9 kelompok paduan suara yang berhak ikut final.

Menurut Rektor UMI Medan Ir. Pantas Simanjuntak,MM melalui Wakil Rektor III UMI Medan Drs. JM Hutapea,MM dari 12 kelompok paduan suara yang ikut, pada babak penyisihan tersisa 9 untuk ikut final. Dan, final kompetisi paduan suara menghasilkan Juara I PS Halleluyah (SMA N 7 Medan), Juara II PS Sola Gratia (SMA N 1 Medan), PS Solenelle Charol (SMA N 5 Medan), Juara Harapan I PS Altiora (SMA Budi Murni Medan) dan Juara Harapan II PS Choinaza (SMA N 2 Medan).

Baca Juga:  Max Binjai Club Dapat Apresiasi dari Yamaha

“Pemenang dalam kompetisi paduan suara mendapatkan tropi, piagam dan uang pembinaan. Harapan kita ke depan, kompetisi ini menjadi agenda tahunan UMI Medan sekaligus mendukung pengembangan bakat siswa dalam paduan suara,” papar JM Hutapea.

Sementara Ketua Dewan Juri Ansgar Manurung didampingi juri lainnya Rudolf dan Horas Simangunsong mengatakan bahwa penilaian yang diberikan kepada peserta kompetisi paduan suara adalah bedasarkan intonasi suara, kualitas suara, artistik dan keselarasan.

“Dalam kompetisi kali ini, ada beberapa hal perlu menjadi perhatian peserta saat mengikuti kompetisi di kesempatan lain. Seperti, pemenggalan kata dalam lagu, pengucapan kalimat bahasa asing, keserasian antara konduktor dengan peserta paduan suara, penegasan huruf vocal dan dinamika dari seluruh peserta paduan suara,” kata Ansgar Manurung. [ jpp]

Terkait


Berita Terbaru