Home / SUMUT / Wagubsu Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Nauli Sibolga

Wagubsu Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Nauli Sibolga


SIBOLGA | Wakil Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi meninjau lokasi kebakaran Pasar Nauli, Jl Patuan Anggi Sibolga, bersama Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk dan Plt Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Suukran J Tanjung, Selasa (17/3/2015).

Dalam kunjungan itu, Wagubsu mengharapkan Pemerintah Kota (Pemko) Sigolga melakukan 3 langkah strategis sebagai solusi bagi pedagang korban kebakaran Pasar Nauli Sibolga.

Menurut Erry, langkah pertama yang harus dilakukan Pemko Sibolga adalah menyiapkan lokasi relokasi sementara bagi korban kebakaran agar para pedagang dapat menjalankan aktivitas berjualan seperti semula.

“Langkah kedua adalah melakukan penelitian teknis terhadap bangunan pasar untuk mengetahui kelayakan bangunan. Hasil penelitian teknis nantinya menjadi acuan, apakah gedung yang terbakar dapat digunakan lagi setelah direnovasi, atau harus dibangun ulang karena bangunannya rapuh akibat terbakar,” ujar Erry.

Baca Juga:  Affan Siregar : Saya Mundur Karena Sering Sakit Bukan Ada Tekanan

Langkah ketiga yaitu Pemko menjadi mediasi antara pedagang korban kebakaran dengan pihak perbankan, terkait pembayaran pinjaman yang akan terkendala kebakaran.

“Bisa jadi dari pertemuan yang digelar Pemko nantinya, pihak perbankan melakukan pemutihan atau paling tidak menghapuskan bunga pinjaman. Tidak tertutup kemungkinan perbankan akan memberikan modal kerja yang  baru bagi pedagang,” papar Erry.

Sementara Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah kebijakan guna menangani kebakaran Pasar Nauli. Selain memberikan bantuan dana, Pemko Sibolga juga merelokasi pedagang ke dua lokasi yakni Gegung Pasar Buah yang berada di samping lokasi kebakaran dan pelataran lantai 3 Pasar Nauli Sibolga.

“Bantuan yang diberikan untuk membantu pedagang agar dapat berjualan kembali, meski dengan modal yang masih terbatas,” ujar Syarfi.

Baca Juga:  Korsleting Listrik 4 Unit Rumah Ludes Terbakar

Selanjutnya, ujar Syarfi, Pemko Sibolga akan mengucurkan dana bergulir dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM). Besar dana bergulir yang akan dikucurkan bervariasi sesuai dengan jenis dagangan.

“Kami berharap, pembangunan Pasar Nauli sedapatnya akan dimasukkan dalam P-APBD Kota Sibolga 2015 mendatang,” harap Syarfi.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Nauli Sibolga, Effendi Munthe mengatakan, sedikitnya 253 kios hangus terbakar, 79 diantaranya kios permanen di Blok B lantai 1, 65 unit di Blok BB lantai 2, 59 di pelataran Blok BB dan 51 unit kios lainnya di pelataran Blok BB. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp5 miliar.

Baca Juga:  Terima Utusan Arab Saudi, Gubsu Tindaklanjuti Pembangunan Kampus LIPIA

“Hanya 27 kios yang selamat. Semuanya berada di Blok BB lantai 2,” jelas Effendi.

Effendi juga mengatan, Pemko Sibolga saat ini sedang melakukan penelitian teknis terhadap bangunan Pasar Nauli Sibolga pascakebakaran.

“Hasil penelitian teknis nantinya akan menjadi acuan apakah gedung yang terbakar cukup direnovasi atau dibangun ulang,” ujar Effendi.

Kebakaran Pasar Nauli Sibolga terjadi pada Jumat (6/3/2015) lalu sekitar pukul 00.45 WIB. Api dapat dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB setelah Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Sigolga dan Pemkab Tapteng menurunkan enam unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. [ded]

Terkait


Berita Terbaru