Home / MEDAN TODAY / SAR Gunakan Robot Air Cari Korban Kapal Tenggelam di Belawan

SAR Gunakan Robot Air Cari Korban Kapal Tenggelam di Belawan


Ilustrasi kapal tenggelam

BELAWAN| Pencarian kapal kargo KM Kumala Endah masih terus berlanjut. Tim Basarnas bersama Polairud, TNI AL, Tim Kamla Pelabuhan Belawan bertekad akan mencari kapal karam dan sembilan anak buah kapal yang turut tenggelam Selasa petang kemarin.

Tim yang sebelumnya sudah menemukan titik koordinat tenggelamnya kapal, hari ini Kamis, (26/3/2015) akan menurunkan tim penyelaman.

Hari ini, selain menurunkan 24 personel tim penyelam dari Basarnas juga membawa peralatan lengkap seperti robot air yang akan merekam video dan foto kondisi kapal karam.

Selain itu dua korban selamat  Sihol Sihombing, wakil kapten kapal dan Ferdinan Pangaribuan juru minyak diikutsertakan untuk membantu pencarian di lokasi.

Baca Juga:  Pernikahan Bobby-Kahiyang Diawasi 10 Kamera Pengintai

Kepala kantor SAR Medan, Romali menyatakan, hari ini akan diteruskan pencarian korban dan kapal karam tersebut.

“Ada tim gabungan Basarnas TNI dan Polri yang terlibat dalam tim penyelam. Meski demikian kondisi arus bawah yang cukup deras di perairan lampu dua membuat tim harus ekstra hati hati.

Sebelumnya kapal kargo KM Kumala Endah milik PT Alzaro Surya Kencana Nusantara Kalimantan itu, tiba di perairan Belawan dengan muatan besi seberat 700 ton.

Kapal ini tenggelam Selasa (24/3/2015) petang lalu. Kapal karam setelah menghantam bangkai kapal yang berada di perairan lampu dua belawan, kemudian kapal kargo bocor dan tenggelam hanya dengan hitungan menit.

Baca Juga:  Akhyar Bangga Pada Hafidz Qur’an Di Usia Muda

Sembilan korban hilang, antara lain:

1. Sutiman (Nahkoda)
2. Isak Sulo (Wakil Kapten)
3. Ribut Wahyu (Masinis 2)
4. Suhadi (Masinis 3)
5. Mat Muhtarodin (juru minyak)
6. Aris Setiyanto (juru minyak)
7. Revido Brahmaba (ABK)
8. Daniel Sinaga (ABK)
9. Ridwan (ABK)

Sedangkan korban selamat

1. Sihol Sihombing (Wakil Kapten Kapal)
2. Feriadi Susiono (KKM)
3. Eka Nugroho (Mandor)
4. Ferdinan Pangaribuan (juru minyak)
5. Reski Sucipto Palulun (juru minyak)

Terkait


Berita Terbaru