Home / SUMUT / Jadi Andalan Nasional, Gubsu Ingatkan KDH Soal Potensi Pangan

Jadi Andalan Nasional, Gubsu Ingatkan KDH Soal Potensi Pangan


PALUTA| Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, ingatkan Bupati dan Walikota untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam mengembangkan potensi bidang pangan. Menurut Gubsu, Provinsi Sumut salah satu andalan swasembada beras dan tahun lalu masuk  5 besar ketahanan pangan padi, jangung dan kedelai.

“Begitu pentingnya ketahanan pangan, maka mari kita dukung bersama,” tegas Gatot saat mengunjungi Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) pada acara Tanam Perdana Padi Sawah di Desa Pagaran Singkam Kampung Sejejer Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padanglawas Utara, Jumat (3/4/2015).

“Dalam rangka Ultah Provsu, kami datang dalam serangkaian kunker untuk mengajak kembali memperhatikan persoalan pertanian dan ketahanan pangan,” ujarnya saat melakukan penanaman perdana Padi di hamparan Sawah Desa Sejejer.

Baca Juga:  Agenda di Pondok Ramadhan, Mulai dari Lomba Adzan Hingga Rhoma Irama

Apalagi, lanjut Gubsu dari catatan fakta yang ada, indeks pertanaman di Kabupaten Paluta masih 1,22 dan ini merupakan angka yang kecil sementara untuk Kota Sidempuan  sudah 2,37 Indeks Pertanamannya. “Ada apa? Apakah masalah pola tanam? Apakan faktor Infrastruktur? Mari kita perhatikan bersama saya harap mohon didukung program pertanian di wilayah ini,” harapnya.

Wakil Bupati Paluta, Riskon Hasibuan menyambut baik program tanam perdana yang dilakukan dan yang lebih membuat program ini dirasakan istimewa karena kehadiran Gubsu. Dia menjelaskan, secara umum sektor pertanian merupakan sektor utama yang menopang perekonomian dari sebagian besar masyarakat Paluta.

Baca Juga:  Sat Narkoba Binjai Gagalkan Peredaran Ganja

Hal ini ditunjukan dengan besaran luas baku sawah yang mencapai 17.385 ha dengan rata rata produktivitas pertanaman mencapai 5,2  ton per hektar. “Mengingat pentingnya sektor pertanian ini dalam kehidupan masyarakat Paluta maka kami selaku pemerintah daerah bahu membahu dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dan para stake holder untuk terus mencari upaya dalam meningkatkan sektor tersebut agar tetap mampu memberikan kontribusi yang baik bagi peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat salah satunya melalui swasembada pangan,” ujarnya.

Seiring dengan program pemerintah pusat di bidang pertanian, lanjutnya, pemerintah daerah terus berupaya melakukan berbagai cara untuk mencapai swasembada pangan. Sebagai gambaran, jelasnya, kampung sejejer ini memeliliki luas lahan sawah sekitar 2,5 dengan rata rata produktivitas 5,7 ton per hektar dan kampung sejejer ini terdiri dari 9 kelompok tani yang semuanya cukup aktif berperan dalam program-program pertanian.

Baca Juga:  Setelah Hasibuan, Siregar dan Nasution, Gubsu Kini Bermarga Harahap

“Saya dan kita semua berharap semoga tanam perdana ini dapat dijadikan titik awal perjuangan untuk mempercepat terwujudkanya swasembada pangan dan bukan hanya di desa ini tapi diseluruh wilayah kabupaten Paluta seperti yang digaungkan oleh pemerintah pusat,” harapnya. [ded]

Terkait


Berita Terbaru