Home / MEDAN TODAY / Pangdam dan Kapoldasu Diangkat Jadi Warga Kehormatan Melayu

Pangdam dan Kapoldasu Diangkat Jadi Warga Kehormatan Melayu


MEDAN. Pangdam I/BB Mayjen TNI Edy Rahmayadi dan Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo diangkat menjadi warga kehormatan Melayu. Ini ditandai dengan penyematan tekuluk, keris dan kain selempang kepada keduanya di istana Kesultanan Deli, Istana Maimoon, Jl Brigjen Katamso Medan, Minggu (6/4/2015) malam.

Usai penabalan menjadi warga kehormatan melayu, pemangku adat kesultanan Deli, Serdang, Langkat, Asahan dan sejumlah pemangku adat kesultanan di pesisir pantai timur Sumatera melakukan prosesi tepung tawar.

Turut memberikan tepung tawar Wakil Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Walikota Medan Dzulmi Eldin, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumut M Yusni, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB-MAMBI) Was Syaifuddin MA, Ketua Pengurus Daerah (PD-MABMI) Medan AKBP Drs Syafwan Khayat MHum, Wakil Ketua DPRD Medan dan sejumlah undangan lainnya.

Baca Juga:  Kapolda Eko Hadi Sutedjo Bangga Jadi Warga kehormatan Melayu

Wagub Sumut, Tengku Erry Nuradi menyatakan, dengan penabalan menjadi warga kehormatan Melayu, Pangdam I/BB dan Kapolda Sumut tidak hanya memiliki tanggungjawab menjaga keamanan dan kondusifitas di Sumut, tetapi juga diharapkan memperhatikan tingkat kesejahteraan masyarakat Melayu yang tersebar di pesisir pantai timur Sumatera yang kini hidup di bawah garis kemiskinan.

“Sebagian besar masyarakat nelayan di pesisir pantai timur Sumatera adalah nelayan tradisional yang menggantungkan hidup dari hasil laut. Hasil tangkapan ikan tidak menentu. Ini adalah tanggungjawab kita bersama untuk mengangkat taraf hidup mereka kea rah yang lebih baik. Demikian juga dengan masyarakat nelayan di pesisir pantai barat Sumatera,” sebut Erry. [ded]

Terkait


Berita Terbaru