Home / MEDAN TODAY / Jempol Anggota AMPI Dipotong, Mobilnya Dibakar

Jempol Anggota AMPI Dipotong, Mobilnya Dibakar


Aris Munadi Lubis (21), saat dirawat di RS Sakit Mitra Sejati Medan, Senin (6/4/2015) malam. Dia menjadi korban penganiayaan sekelompok orang saat berada di pos PAC AMPI, kawasan Jalan Karya Kasih, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan. Pelaku memotong jari jempol sebelah kanannya dan satu mobil berplat khusus AMPI dibakar tepat di depan pos AMPI.

MEDAN| Aris Munadi Lubis (21), terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Sejati Medan setelah sekelompok orang melakukan penganiayaan terhadap dirinya. Jari jempol sebelah kanannya putus dan satu mobil berplat khusus AMPI dibakar.

Seorang ibu tampak histeris menyaksikan korban bersimbah darah hampir di sekujur tubuhnya. “Dek, cepatlah datang. Nggak tau lagi aku cemana anakku ini,” ujarnya terisak sembari menelepon kerabatnya. Korban selanjutnya dibawa ke RSU H Adam Malik untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kejadian ini menambah deret panjang kasus penganiayaan antar sesama anggota organisasi kepemudaan. Sehari sebelumnya, bentrokan juga terjadi antara massa Pemuda Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK).

Baca Juga:  AJI Medan Desak Polisi Tuntaskan Penganiayaan Wartawan Andalas

Kesaksian seorang warga, peristiwa ini terjadi Senin (6/4/2015) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Korban saat itu berada di dalam pos di kawasan Jalan Karya Kasih, Kecamatan Medan Johor, Medan persis di depan Diamond Supermarket.

Tiba-tiba sekelompok orang dengan menggunakan senjata tajam datang dan memembacok korban yang diduga anggota AMPI itu di bagian kepala dan dada. Bahkan korban kehilangan satu jari jempolnya. Para pelaku kemudian membakar sebuah mobil jenis Toyota Yaris berplat khusus BK AMPI Kec Medan Johor yang diparkir di depan pos.

“Perkiraan saya, ada sekitar 8 orang datang kemari menyerang,” kata J Tarigan, seorang warga yang menyaksikan kejadian itu seperti dikutip dari Sumut Pos.

Baca Juga:  Tragis, Dihadapan Istri, Mertua dan Anak, Pimred Harian Orbit Dikeroyok Sopir Go-Car

Usai melakukan aksinya, para pelaku kemudian meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan roda empat. Warga yang berada di dekat lokasi hanya bisa menonton karena takut jadi sasaran amuk para pemuda tersebut.

Kapolsek Delitua Kompol Anggoro Wicaksono mengakui adanya kasus penyerangan itu. Pihaknya menduga pelaku lebih dari lima orang menggunakan senjata tajam dan mengendarai mobil.

“Kejadiannya, sekelompok orang membakar mobil dan satu orang korban dengan beberapa luka senjata tajam. Pasti kami dalami ini,” kata saat berada di lokasi.

Dari kejadian tersebut, pihak kepolisian mengamankan barang bukti satu buah senjata tajam berupa parang yang diduga digunakan pelaku menganiaya korban. Termasuk mengangkat jempol sebelah kanan korban yang putus akibat bacokan.

Baca Juga:  Ketua Satgas Waspada Investasi Imbau Masyarakat Waspadai Pinjol Ilegal, Ternyata Seperti Ini Tip Cara Menghindarinya

Korban yang sudah bersimbah darah pun segera dibawa ke Rumah Sakit (RS) Mitra Sejati untuk mendapatkan penanganan intensif di instalasi gawat darurat (IGD) menggunakan becak. Dari RS Mitra Sejati, korban kemudian dibawa ke RSUHP Adam Malik untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. [ded]

Terkait


Berita Terbaru