Home / NEWS / Angeline dan Misteri Rumah di Jalan Sedap Malam

Angeline dan Misteri Rumah di Jalan Sedap Malam


Angeline

BALI| Siapa yang menyangka, Angeline (8) yang dilaporkan hilang sejak 3 minggu lalu ditemukan tak bernyawa. Dan siapa pula yang mengira, ternyata jenazahnya justru ditemukan di rumahnya sendiri di Jalan Sedap Malam, No 26, Denpasar, Bali, Rabu (10/6/2015).

Jenazah Angeline dikubur di pekarangan belakang rumah, dekat kandang ayam. Di bawah pohon pisang, jasad Angeline membusuk ditutupi sampah. Jasad bocah malang itu ditemukan dalam posisi memeluk boneka kesayangannya.

Angeline sebelumnya dilaporkan hilang saat bermain di depan rumahnya, Sabtu (16/5/2015) sekitar pukul 15.00 Wita, oleh orangtua angkatnya, Margareth. Kasus hilangnya Angeline menyita perhatian masyarakat. Apalagi pihak keluarga sempat membuat fan page khusus di facebook dengan nama Find Angeline.

Baca Juga:  Sekjen Hanura Binjai Tak Terdaftar di Bacaleg DPRD Binjai

Komnas HAM dan dua orang menteri bahkan sempat mendatangi kediaman orangtua angkatnya tersebut. Bukannya mendapat simpati, pihak keluarga justru disalahkan. Sebab Angeline dianggap tak mendapatkan kehidupan yang layak dari keluarga.

Dan, kecurigaan sebagian masyarakat tersebut kini terjawab sudah. Angeline ditemukan  tak bernyawa dengan tubuh penuh luka.

 ***

Sehari sebelum jasad Angeline ditemukan polisi, sejumlah guru Angeline di SD 12 Sanur, Bali menggelar persembahyangan untuk keselamatan bocah tersebut. Tapi suasana sontak berubah ketika seorang guru, Putu Sri Wijayanti (44), mendengar suara menggema dari balik pohon besar yang berada di depan rumah ibu angkat Angeline di Jalan Sedap Malam No 26, Sanur, Denpasar.

Baca Juga:  Diperiksa di Kejatisu, Tiga Anggota Dewan Kembalikan Uang Suap

“Mama.. mama…” demikian suara yang didengar sang guru. Suara seorang bocah yang memanggil ibunya.

“Saya berharap itu suara Angeline. Kami berharap dia cepat pulang,” katanya seperti dilansir Tribun Bali, Selasa (9/6/2015).

Sontak, penemuan jasad Angeline hari ini, mengingatkan kembali kisah para guru tersebut. Kepala Polda Bali Irjen Ronnie Sompie menceritakan bagaimana kepolisian menemukan jasad Angeline di rumahya sendiri, Jalan Sedap Malam.

“Anggota mencium bau busuk, lalu digali 1,5 meter, ada bungkusan plastik dan boneka di dalamnya,” kata Ronnie seperti dilansir Kompas, Rabu (10/6/2015).

Hasil otopsi diketahui, Angeline meninggal sejak tiga minggu lalu. Di tubuh jenazah ditemukan luka-luka kekerasan berupa memar pada wajah, leher, serta anggota gerak atas dan bawah.

Baca Juga:  Selalu Ada Luhut di Balik Pernikahan Putri Jokowi

“Di punggung kanan jenazah ditemukan luka sundutan rokok,” terang Kepala Bagian SMF Kedokteran Forensik, dr Alit.

Selain itu, ditemukan juga luka lilitan dari tali plastik sebanyak empat lilitan.
“Sebab kematiannya dipastikan karena kekerasan benda tumpul di kepala,” tambahnya.

Kini, pihak kepolisian Bali tengah meminta keterangan tujuh orang saksi. Polisi juga sudah mengamankan Margareth, ibu angkat Angeline dan kedua putrinya. Dari mereka, polisi akan menguak motif kematian Angel dan misteri apa yang terjadi di Jalan Sedap Malam, No 26, Denpasar, Bali itu. [ded]

Terkait


Berita Terbaru