Home / NEWS / Yang Ditangkap dari OTT KPK Anggota DPRD dari PDIP dan Gerindra

Yang Ditangkap dari OTT KPK Anggota DPRD dari PDIP dan Gerindra


JAKARTA| Pelaksana tugas Wakil Ketua KPK Johan Budi, menyampaikan dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pada Jumat (19/6/2015) malam, pihaknya mengamankan dua anggota DPRD Musi Banyuasin dan pejabat kepada dinas setempat.

Anggota dewan tersebut adalah Ketua Fraksi PDIP Bambang Karyanto. Ketua DPC PDI-Perjuangan ini ditangkap dari kediamannya, Jalan San Jaya, Kota Madya Palembang, Sumatera Selatan.

Selain Bambang, KPK menangkap anggota DPRD lainnya, yakni Adam Munandar dari fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya. Keduanya kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Selain Bambang dan Adam Munandar, petugas KPK juga mengamankan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Muba Syamsudin Fei, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Musi Banyuasin Faisyar.

Baca Juga:  Wah, Gatot Pujo Nugroho Berstatus Tersangka dalam Tiga Kasus Berbeda

Johan Budi menyatakan oknum pejabat dan legislator yang terjaring OTT di Sumatera kini ditetapkan sebagai tersangka.

“Dari pemeriksaan sudah kami jalani beberapa hari ini, sudah kami temukan setidaknya dua alat bukti yang cukup menguatkan dugaan terjadi tindak pidana korupsi,” kata Johan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Sabtu (21/6/2015).

Ia menjelaskan, keempat tersangka diamankan karena diduga terlibat suap terkait pengesahan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah setempat, tahun anggaran 2015. “Dugaan suap pengesahan RAPBD,” terang Johan.

Johan menjelaskan, saat menjalankan OTT, ditemukan sebuah tas berwarna merah maroon di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dalamnya berisi uang berbentuk pecahan.

Baca Juga:  Kadis Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Binjai Jadi Tersangka Pengadaan Alata Peraga SD

“Iya uang itu ditemukan di TKP. Dalam sebuah merah maroon. Isinya pecahan lima puluh ribu dan seratus ribu rupiah. Totalnya dua setengah miliar. Dugaan sementara uang ini suap dari kepala Bappeda kepada anggota DPRD berkaitan dengan perubahan APBD 2015,” terang Johan. [ded|bbs]

Terkait


Berita Terbaru