Home / MEDAN TODAY / Wagubsu Erry Nuradi Korban Terbaru PLN

Wagubsu Erry Nuradi Korban Terbaru PLN


Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi saat mengunjungi kantor PT PLN (Persero) Wilayah Sumut Jalan Yos Sudarso Medan, Rabu (17/6/2015). Saat itu General Manajer PT PLN Persero Wilayah Sumut Dyanantao, mengaku telah melakukan langkah strategis menjaga ketersediaan listrik di bulan Ramadan 2015. Tapi tetap saja listrik padam

MEDAN| Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, berulangkali merasakan kebohongan manajemen PT PLN. Dan kini, kebohongan serupa juga dialami wakilnya, Tengku Ery Nuradi. Pasalnya, Wagubsu yang bela-belain datang ke kantor PLN, dan mendengar langsung janji sang GM PLN untuk tidak memadamkan listrik selama Ramadan. Jika pun terjadi, PLN sudah siapkan langkah strategis.  

Tapi janji, tinggal janji. Saat masyarakat terbuai akan janji PLN, secara mendadak tanpa ada alasan yang jelas, aliran listrik pun padam pada Jumat (19/6/2015), usai adzan maghrib berkumandang. Bahkan pemadaman listrik nyaris terjadi di semua sudut kota Medan. Semisal di kawasan Belawan, Marelan, Martubung, Medan Kota, dan beberapa kawasan lain.

“Kita kecewa karena PLN sudah janji tidak akan ada pemadaman dan menyediakan genset, ternyata bohong. Parahnya, pas waktu berbuka bersama,” keluh seorang warga Marelan.

Baca Juga:  Kejutan Awal Tahun 2016 di Bandara Kualanamu: Listrik Padam!

Direktur Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK) Sumatera Utara, Farid, Wajdi, menilai janji PT PLN lewat media tidak ada pemadaman listrik saat ibadah ramadan 2015, cuma isapan jempol belaka. Bukan cuma konsumen yang dibohongi, tapi juga Wakil Gubernur Sumatera yang dibuat gigit jari.

Menurutnya, peringatan dari Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi saat mengunjungi kantor PT PLN (Persero) Wilayah Sumut Jalan Yos Sudarso Medan, Rabu (17/6/2015) tak lebih dari sekadar angin lalu.

Saat itu General Manajer PT PLN Persero Wilayah Sumut Dyanantao mengaku telah melakukan langkah strategis menjaga ketersediaan listrik di bulan Ramadan 2015. Termasuk menyediakan 134 genset dengan daya tegangan tinggi yang tersebar di 8 area se Sumut, diantaranya, Medan, Binjai, Lubuk Pakam, Pematangsiantar, Rantauprapat, Padang Sidempuan, Sibolga dan Nias. “Kami juga telah menyiapkan trafo mobil untuk mengantisipasi biala ada kerusakan pada trafo,” kata Dyanantao ketika itu. [Baca Juga: Ini yang PLN Lakukan Jika Listrik Padam Selama Ramadan]

Baca Juga:  IKA USU Gelar Job Fair 2015

Farid bilang, jika dilihat dari psikologi publik, sungguh pihak PT PLN tidak cerdas tanpa mengantisipasi sebelumnya dan jangan sepihak mematikan lampu secara mendadak. Banyak pihak menilai, kinerja pihak PLN sudah sungguh keterlaluan tanpa memikirkan waktunya umat Muslim melaksanakan ibadah.

“Seharusnya pihak PLN dari jauh-jauh hari sudah melakukan evaluasi ke lapangan, dan mempersiapkan betul sistem pelayanannya. Hendaknya pula pihak manajemen PT PLN Wilayah Sumatera Utara dan Pemprov Sumut dapat memberikan kerja nyata dalam mengatasi listrik agar tidak mati di saat masyarakat melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadan,” ujar Farid.

Farid mengakui, pihaknya banyak menerima pengaduan masyarakat soal pemadaman listrik sejak ramadan pertama sampai keempat. Pemadaman listrik tersebut terjadi dipelbagai wilayah di SUmatera Utara. Kesiapan PT PLN Wilayah Sumut menyediakan genset hanya sekadar pemanis berita saja.

Baca Juga:  Polsek Medan Baru Tembak Begal yang Beraksi di Kawasan USU

“Jika pemadaman terus terjadi, perlu dipertanyakan efektivitas pelayanan PT PLN yang sudah menyediakan 134 genset dengan daya tegangan tinggi yang tersebar di 8 area se Sumut, di antaranya, Medan, Binjai, Lubuk Pakam, Pematangsiantar, Rantauprapat, Padang Sidempuan, Sibolga dan Nias,” ungkap Farid.

Untuk itu LAPK meminta Direksi PT PLN untuk meningkatkan keandalan seluruh pembangkit dan transmisi yang dimiliki PLN agar tidak terjadi pemadaman listrik. Pemerintah Provinsi juga harus mengawal kebijakan pemadaman listrik ke depannya harus nihil. [ded]

Terkait


Berita Terbaru