Home / NEWS / Kebutuhan Pokok di Aceh Naik Dua Kali Lipat Selama Ramadan

Kebutuhan Pokok di Aceh Naik Dua Kali Lipat Selama Ramadan


[caption id="attachment_3141" align="alignleft" width="277"]Ketua APPSI NAD, Muzakir Ketua APPSI NAD, Muzakir[/caption]BANDA ACEH| Dalam monitoring pasar yang dilakukan tim Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Aceh, kebutuhan pokok yang harganya mulai tidak stabil seperti telur, cabai, sayuran dan lainnya. Jika tidak diantisipasi, APPSI Aceh memastikan harga sembako akan terus naik menyebabkan instabilitas perekonomian masyarakat.
"Harga beberapa kebutuhan pokok meroket naik karena kurangnya stok ketersediaan. Permintaan kebutuhan pasar meninggi di bulan puasa dan jelang lebaran, sementara tingkat pendapatan masyarakat menurun dan jumlah hasil pertanian sebagai pasokan ke pasar belum memuaskan. Mengkhawatirkan kondisinya," ujar Ketua DPW APPSI Nangroe Aceh Darussalam, Muzakir kepada media belum lama ini.Mantan narapidana politik kasus penghinaan kepala negara ini menyarankan pemerintah pusat maupun pemerintah Aceh dapat menjaga stabilitas harga sembako di pasaran saat jelang dan paska Ramadan.Muzakir menegaskan, selain Perpres Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok yang telah diteken Jokowi, APPSI Aceh juga mendesak pemerintah membereskan permainan stok dan harga bahan pokok ulah segelintir spekulan agar tidak semakin memberatkan masyarakat, terlebih kalangan kurang mampu."Kalau bisa pemerintah yakni para menteri terkait dan kepala daerah setempat terjun atasi masalah kenaikan harga sembako di bulan puasa ini. Kebutuhan melonjak dua hingga tiga kali lipat, banyak spekulan di tengah inflasi dan penderitaan rakyat," jelas dia.Pemerintah, lanjut Muzakir, sebaiknya tidak hanya mampu membuat Perpres, tapi harus mau melaksanakan ketegasan dan konsisten."Selain itu, pemerintah wajib mendorong peningkatan produktivitas pertanian sehingga swasembada pangan bisa benar terwujud demi kesejahteraan rakyat. Surot manteung meunye hanjeut daripada male, kalau gak becus mundur saja, dari pada malu, Pak!," tegasnya. [Tarmizi A. Gani]
Ketua APPSI NAD, Muzakir
Ketua APPSI NAD, Muzakir

BANDA ACEH| Dalam monitoring pasar yang dilakukan tim Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Aceh, kebutuhan pokok yang harganya mulai tidak stabil seperti telur, cabai, sayuran dan lainnya. Jika tidak diantisipasi, APPSI Aceh memastikan harga sembako akan terus naik menyebabkan instabilitas perekonomian masyarakat.

“Harga beberapa kebutuhan pokok meroket naik karena kurangnya stok ketersediaan. Permintaan kebutuhan pasar meninggi di bulan puasa dan jelang lebaran, sementara tingkat pendapatan masyarakat menurun dan jumlah hasil pertanian sebagai pasokan ke pasar belum memuaskan. Mengkhawatirkan kondisinya,” ujar Ketua DPW APPSI Nangroe Aceh Darussalam, Muzakir kepada media belum lama ini.

Baca Juga:  APPSI Siapkan Rumusan Tekan Kemiskinan Lewat Dana Desa

Mantan narapidana politik kasus penghinaan kepala negara ini menyarankan pemerintah pusat maupun pemerintah Aceh dapat menjaga stabilitas harga sembako di pasaran saat jelang dan paska Ramadan.

Muzakir menegaskan, selain Perpres Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok yang telah diteken Jokowi, APPSI Aceh juga mendesak pemerintah membereskan permainan stok dan harga bahan pokok ulah segelintir spekulan agar tidak semakin memberatkan masyarakat, terlebih kalangan kurang mampu.

“Kalau bisa pemerintah yakni para menteri terkait dan kepala daerah setempat terjun atasi masalah kenaikan harga sembako di bulan puasa ini. Kebutuhan melonjak dua hingga tiga kali lipat, banyak spekulan di tengah inflasi dan penderitaan rakyat,” jelas dia.

Baca Juga:  Sore Ini, KPK Beberkan Kronologi OTT Bupati Batubara

Pemerintah, lanjut Muzakir, sebaiknya tidak hanya mampu membuat Perpres, tapi harus mau melaksanakan ketegasan dan konsisten.

“Selain itu, pemerintah wajib mendorong peningkatan produktivitas pertanian sehingga swasembada pangan bisa benar terwujud demi kesejahteraan rakyat. Surot manteung meunye hanjeut daripada male, kalau gak becus mundur saja, dari pada malu, Pak!,” tegasnya. [Tarmizi A. Gani]

Terkait


Berita Terbaru