Home / MEDAN TODAY / SMS Hotline Porlresta Medan Banjir Pengaduan

SMS Hotline Porlresta Medan Banjir Pengaduan


MEDAN| Kepala Polisi Resor Kota (Kapolresta) Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SiK MHum mengklaim nomor pesan singkat (SMS) hotline yang baru di sharenya kebanjiran pengaduan. Dia menilai, pola ini cukup efektif mengatasi gangguan keamanan, seperti pemalakan, premanisme, pungli, dan lainnya.

Menurut Mardiaz, sehari setelah dirilis ke media massa, pihaknya telah menerima 298 panggilan, dan 173 SMS. Namun dari jumlah itu, hanya sekitar 2 persen yang SMS nya akurat.

“Lainnya kebanyakan hanya mempermainkan polisi, dan hanya sebatas mengecek apakah nomor tersebut memang aktif atau tidak,” kata Mardiaz kepada wartawan, Rabu (12/8).

Terkait hal itu, Mardiaz mengimbau untuk tidak main-main terhadap SMS hotline tersebut karena akan merugikan masyarakat sendiri.

Baca Juga:  Pertamina Patra Niaga, Penyetor Pajak Terbesar di 5 Provinsi Wilayah Sumatera Bagian Utara

Lebih lanjut, mantan Wadirreskrimsus Poldasu ini menyebutkan mekanisme hotline dengan hanya SMS dan mencantumkan identitas pelapor. Orang nomor satu distruktur organisasi Polresta Medan ini menjamin laporan dari masyarakat bakal segera ditindaklanjuti.

“Pasti kami tindaklanjuti. Buktinya kemarin, ada salah seorang warga di Medan Timur yang menjadi korban pemerasan preman melaporkan lewat SMS hotline langsung kita tindaklanjuti dan pelaku kami tangkap saat itu juga.

“Namun sekali lagi, tolong buat laporan melalui SMS hotline ini yang benar. Jangan mengerjai polisi. Semua polisi di Medan ini siap untuk membantu dan menangkap preman yang meresahkan masyarakat,” sambung Mardiaz.

Baca Juga:  PT Angkasa Pura Aviasi Siap Menyambut Calon Penumpang pada Natal Tahun 2022 & Tahun Baru 2023 di Bandar Udara Internasional Kualanamu

Dipenghujung wawancara dengan wartawan, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SiK MHum menekankan untuk segera menghentikan segala bentuk premanisme dan pemerasan.

“Bagi mereka yang masih melanggar, akan berhadapan dengan hukum. Perlu diketahui, saat ini kami Polresta Medan telah mengaktifkan kembali satgas anti preman yang artinya kami sudah siap memberantas aksi-aksi premanisme,” tegas Kapolresta Medan. [WAN]

Terkait


Berita Terbaru