Home / POLITIK / Klarifikasi Lengkap Gus Irawan Soal Tuduhan Asmadi Lubis

Klarifikasi Lengkap Gus Irawan Soal Tuduhan Asmadi Lubis


Asmadi Lubis (kiri) dan Gus Irawan

MEDAN| Ketua DPD Gerindra Sumatera Utara, Gus Irawan Pasaribu secara resmi mengadukan Asmadi Lubis ke Polda Sumut terkait pencemaran nama baik dan UU No. 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE), Selasa (18/8/2015).

Sebelumnya Asmadi Lubis di berbagai media cetak maupun elektronik, menuduh Gus Irawan meminta uang mahar senilai Rp 2,5 Miliar untuk menjadi Balon Bupati Toba Samosir.

Terkait hal ini, Gus Irawan punya jawaban tersendiri. Berikut klarifikasi lengkap Gus Irawan yang diterima redaksi, Selasa (18/8/2015).

Menurut Gus Irawan, DPD Gerindra Sumut, sudah mengusulkan calon bupati Tobasa untuk Asmadi Lubis dengan surat nomor ST/06-096/A/DPD-GERINDRASUMUT/2015 tanggal 19/06/2015.

“Di Jakarta pun saya bawa Asmadi bertemu Wakil Ketua Umum Gerindra dan juga bertemu Hashim Djojohadikusumo. Pak Hashim sudah bersimpati dengan dia. Tapi Asmadi malah menuding Pak Hashim minta uang. Itu juga fitnah. Padahal kami bersama menjumpai Pak Hashim di ruangannya bersama tiga orang lainnya,” tegasnya.

Pak Hashim, kata Gus Irawan, mendukung Asmadi dan tidak memintanya uang. “Saya fikir ini luar biasa. Orang sebaik Hashim tega dia fitnah. Bahkan kami ada empat orang saksi yang hadir di ruang Pak Hashim saat pertemuan,” imbuh Gus.

Dari 23 Pilkada di Sumut, Gus Irawan menyatakan Tobasa dan Asmadi inilah yang paling banyak menyita waktu dan fikiran karena dia seorang kader. “Di Jakarta, saya tetap melayani dia setiap minta bertemu. Meskipun seringkali bertemu waktunya sudah dini hari. Apalagi saya juga sibuk. Saya memahami suasana bathinnya yang galau karena tak satupun rekomendasi partai yang dia peroleh.”

Baca Juga:  Ibu-ibu di Nias Utara Janji Gunakan Hak Suara untuk Djoss

“Belasan kali kami bertemu di Jakarta. Sebelum memutuskan Asmadi ke DPP saya sudah lebih dulu mendalami kesiapannya untuk maju. Asmadi meyakinkan saya bahwa Pak DL Sitorus mendukungnya. Dan bahkan menurut pengakuan Asmadi, Pak DL akan membantu finansialnya menghadapi pilkada,” jelas Gus Irawan.

Atas dasar itu jugalah Gus kemudian menjumpai Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan memohon agar Asmadi diberi rekomendasi untuk calon bupati Tobasa, jelasnya.

“Saya menyampaikan kepada Pak Prabowo bahwa Asmadi Lubis adalah Ketua DPC dan Wakil Ketua DPRD Tobasa dan juga lawyernya DL Sitorus. Serta pencalonannya didukung Pak DL. Selanjutnya saya sampaikan kepada Pak Prabowo bahwa setiap calon yang didukung Pak DL di Tobasa selalu menang sebagaimana periode-periode sebelumnya,” tutur Gus.

Namun Gus kemudian mengaku terkejut ketika diberitahu Pak Prabowo bahwa Pak DL Sitorus sudah menelepon dan menghubunginya agar Gerindra mendukung adiknya Poltak Sitorus.

“Malam itu ketua umum meminta saya mendiskusikan lebih lanjut dengan tim penjaringan.”

“Hasil pertemuan saya malam itu saya sampaikan juga kepada Asmadi dengan maksud agar beliau mengambil langkah untuk bertemu dengan Pak DL. Tapi saya tidak tahu apakah itu dia lakukan,” jelas Gus.

Tim penjaringan melalui sekretaris tim meminta melalui Gus Irawan agar Asmadi Lubis mendapatkan dukungan dari partai lain untuk koalisi pengusung, karena kursi Gerindra di Tobasa hanya empat saja. Sementara syarat pencalonan minimal enam kursi.

Baca Juga:  Gerindra Medan Bentuk Timsel Penjaringan Walikota

Asmadi, menurut Gus Irawan, memang menjanjikan akan terus berupaya mendapatkan dukungan dari PKPI. “Meskipun sebenarnya jauh hari PKPI telah memberikan dukungan kepada Poltak Sitorus. Hal ini saya ketahui karena saya ikut mencari dukungan untuk Asmadi termasuk ke PKPI dengan menghubungi PKPI Sumut dan DPP PKPI.”

Namun hingga sudah dekat jadwal pendaftaran, dukungan dari partai lain untuk koalisi tidak diperoleh Asmadi Lubis. “Maka DPP memutuskan calon lain yakni Poltak Sitorus yang justru memiliki peluang menang lebih besar dan mendapatkan rekomendasi dari PKPI, Demokrat dan PKB. Bahkan dalam survei yang dilakukan pun elektabilitas Poltak Sitorus lebih tinggi.”

Pada saat itu, jelas Gus, tinggal Gerindra yang belum memutuskan calon. “Oleh karena Gerindra tidak cukup mengusung calon secara mandiri maka tidak ada pilihan lain harus berkoalisi dengan partai lain. Setelah keputusan DPP diberitahukan kepada saya pada hari Jumat (24/07/2015) dini hari, saya telefon Asmadi untuk memberitahu.”

Asmadi menyampaikan kekecewaannya dan menyatakan akan melawan dan tidak akan mendaftarkan calon yang diusung Gerinda. “Karena itulah disiapkan SK pergantian dia sebagai Ketua DPC guna mengamankan rekomendasi DPP. Sekiranya Asmadi mau mendaftarkannya maka SK pergantian itu tidak akan diberlakukan.”

Baca Juga:  Pidato Berapi-api Prabowo Deklarasikan Edy-Ijeck Disambut Teriakan "Prabowo Presiden"

“Pada saat pemberitahuan itu lebih setengah jam kami bertelefon. Saya mendengar saja dengan maksud biar dia menumpahkan semua uneg-unegnya dan merasa lebih tenang,” kata Gus menirukan percakapan ditelefon.

“Saya nasihati dia dengan mengatakan mungkin ada rahasia Tuhan yang lebih baik ke depan. Tapi dia jawab jangan bawa-bawa nama Tuhan, saya ini Iblis sekarang,” kata Gus menuturkan ucapan Asmadi.

Saat itu Gus berfikir Asmadi sedang emosi sehingga tidak terkontrol. “Karena telefon sudah panas di telinga, saya coba mengakhiri pembicaraan dan mengatakan doaku untuk mu Appara. Semoga Tuhan menyertai.”

“Namun kemudian saya terkejut karena Asmadi tampil di media yang sudah sama-sama kita ketahui menyalahkan berbagai pihak dan menyebar fitnah kemana-mana.”

“Kawan-kawan seperjuangan, para kader militan Gerindra sudah pada marah karena dia menjelek-jelekkan partai dan pimpinan partai serta menebar fitnah. Sehingga saya harus menenangkan mereka, dengan mengatakan biar kita layani sesuai jalur hukum saja,” jelas Gus.

“Inilah yang mendorong saya untuk melaporkan Asmadi Lubis terkait dengan fitnah dan pencemaran nama baik. Ini pengalam pertama saya diadukan orang dan juga pengalaman pertama mengadukan orang. Tapi mau bagaimana lagi, karena kita tahu fitnah itu memang sifat Iblis, maka harus di lawan,” pungkas Gus Irawan. [ded]

[Baca Juga: Gus Irawan Resmi Laporkan Asmadi Lubis ke Polda Sumut]

Terkait


Berita Terbaru