Home / NEWS / Masa Tahanan Empat Tersangka Korupsi Dinas Pendidikan Taput Diperpanjang

Masa Tahanan Empat Tersangka Korupsi Dinas Pendidikan Taput Diperpanjang


TAPUT| Kejaksaan Negeri Tarutung memperpanjang status penahanan empat tersangka korupsi di Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara selama 2×20 hari ke depan sejak berakhirnya masa penahanan oleh penyidik.

“Penahanan keempatnya atas kewenangan penyidik dilakukan sejak 22 Juli hingga 9 Agustus lalu. Sebelum, tanggal tersebut, penuntut umum sudah melakukan perpanjangan penahanan untuk 40 hari lagi terhitung sejak 10 Agustus hingga 19 September 2015 mendatang,” ujar Kepala Seksi Inteligen, Asep Ginting di Tarutung belum lama ini.

Alasan perpanjangan penahanan yang merupakan kewenangan Penuntut Umum, kata Asep, karena pengumpulan bukti masih terus dilakukan.

“Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi cukup komprehensif. Makanya, penyidik masih mengumpulkan bukti bukti lainnya dalam proses penyidikan saat ini. Sehingga, secepatnya, kasus dimaksud bisa segera dilimpahkan ke Pengadilan,” sebutnya.

Baca Juga:  Diperiksa Sebagai Tersangka, Mantan Kadis Pendidikan Dairi Mangkir

Menurut Asep, nilai komprehensif penyidikan atas pengusutan dugaan korupsi adalah karena melibatkan pihak pihak ahli. Baik itu ahli tekhnis soal materi yang dikorupsikan atau ahli dalam bidang anggaran.

“Temuan ahli dari politekhnik kan harus dikonversikan ke BPKP dalam perhitungan kerugian negara. Makanya, penyidikannya cukup komprehensif,” ujarnya.

Sekedar informasi, proses penyidikan yang sedang ditangani penyidik korps Adhyaksa tersebut adalah terkait kasus korupsi bantuan sosial tahun 2012 senilai Rp.27,5 miliar untuk 77 unit Sekolah Dasar di Kabupaten Tapanuli Utara.

Juga menyangkut kasus korupsi Dana Alokasi Khusus tahun anggaran 2010 yang terakumulasi sebesar Rp 11 miliar lebih yang diperuntukkan untuk pengerjaan rehab atas 74 unit Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Baca Juga:  Polisi Belum Temukan Kasus Penimbunan Sembako Jelang Ramadhan di Sumut

Dalam pengusutan dua kasus korupsi di Dinas Pendidikan Taput itu, empat tersangka masing-masing inisial Drs JL (mantan Kadisdik), AS SPd (mantan Kabid Sarana Prasanan yang merupakan Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan), dan konsultan berinisial IBA yang terlibat kasus korupsi DAK 2010. Serta, seorang tersangka berinisial ZZ sebagai hasil pengembangan kasus Bansos 2012, ditahan dibalik jeruji besi Rumah Tahanan kelas II B Tarutung. [fernando]

Terkait


Berita Terbaru