Home / POLITIK / Ini Pesan SBY untuk Calon KDH Sumut yang Baru Gabung ke Demokrat

Ini Pesan SBY untuk Calon KDH Sumut yang Baru Gabung ke Demokrat


Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Ani Yudhoyono, Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan serta Bendahara Umum Partai Demokrat Indrawati Sukadis foto bersama 14 kader baru Partai Demokrat dalam acara “Inagurasi Kader Baru Partai Demokrat” yang digelar di Green Area, Hotel Yasmin, Cipanas, Jawa Barat, Jumat malam (28/8/2015). [foto demokrat.or.id]

JAKARTA| Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudoyono (SBY) melantik 14 calon kepala daerah, yang baru saja bergabung dengan partai berlogo bintang segitiga itu dalam acara inagurasi kader di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (28/8/2015) malam.

Dari 14 kader baru Partai Demokrat tersebut, empat diantaranya merupakan calon kepala daerah yang berasal dari kabupaten/kota di Sumatera Utara. Mereka antara lain, Mahini Rizal calon Bupati Labuhanbatu, Waluyo, calon wakil bupati Serdangbedagai, Idaham calon walikota Binjai, dan Hefriansyah calon wakil walikota Pematangsiantar.

SBY dalam kesempatan itu, Mantan Presiden RI itu menyebutkan, menjadi kader Demokrat, tujuannya bukan hanya memenangkan pemilihan umum legislatif dan presiden. Tapi lebih dari itu, imbuh dia, untuk membuat partai menjadi lebih modern dan mengayomi seluruh masyarakat.

Baca Juga:  Tengku Erry Serahkan SK Plh Walikota Sibolga, Bupati Humbahas dan Pakpak Bharat

Seluruh kader harus menerapkan politik yang baik sebagai kader partai. Bukan hanya soal mengkritik atau mendiskreditkan pemerintah, namun juga mampu memberi solusi.

“Politik yang baik itu adalah politik yang baik dan cerdas serta santun,” tegasnya.

SBY juga mengucapkan selamat datang pada bintang baru yang mulai bergabung. SBY mengajak bintang baru agar selalu menjalankan politik yang baik. Niat, tujuan dan cara pelaksanaannya dilakukan secara baik. Dengan demikian, diharapkan bergabungnya bintang baru akan membuat Demokrat semakin bergunabagi bangsa dan negara.

“Dalam politik kekuasaan harus dilakukan dengan amanah, dan tujuan baik, dan dilakukan dengan cara baik serta tidak menghalalkan segala cara,” katanya. [rez]

Terkait


Berita Terbaru