Home / NEWS / Alumni: Korban Jemaah Haji Asal Palas Bukan Guru SMA Plus Sipirok

Alumni: Korban Jemaah Haji Asal Palas Bukan Guru SMA Plus Sipirok


MEDAN| Kalangan alumi SMA Plus Sipirok mengklarifikasi berita maupun foto yang menyebut jemaah calon haji korban musibah robohnya crane di Masjidil Haram, adalah guru SMA Plus Sipirok. Tapi jemaah haji asal Padanglawas (Palas) yang kebetulan mempunyai nama yang sama.

“Ada kesamaan nama. Guru SMA Plus Sipirok namanya Ibu Masnauli Rahma Hasibuan. Sedangkan media lain disebut Masnauli binti Sijuadi Hasibuan. Bahwa beliau, Ibu Masnauli Rahma Hasibuan, alhamdulilah sehat walafiat dan tidak sedang menunaikan ibadah haji,” tegas Rahmad Armadi, alumni SMA Plus Sipirok Angkatan 14 (2011).

Menurut Rahmad yang saat ini sedang kuliah di Universitas Brawijaya, Malang, info yang beredar di kalangan alumni juga awalnya seperti itu. Demikian juga dengan foto, benar bahwa itu adalah Masnauli Rahma Hasibuan, guru SMA Plus Sipirok.

Baca Juga:  Pemko Tidak Lagi Fasilitasi Jemaah Calon Haji Asal Medan

“Makanya kami heran, kenapa bisa seperti ini. Namun setelah dicek langsung, alhamdulilah beliau sehat dan tidak menunaikan ibadah haji. Jadi mohon klarifikasinya,” ujar Rahmad dalam pesan elektoniknya.

Berita ini juga sekaligus sebagai klarifikasi atas berita edisimedan berjudul: Masnauli, Jemaah Haji Asal Palas yang Meninggal Adalah Guru SMAN 2 Plus Sipirok

Disampaikannya, kepastian ini setelah sejumlah alumni melakukan kroscek langsung.¬† “Beberapa alumni, juga sudah menelepon langsung kepada beliau. Alhamdulilah sehat, dan kami sebagai alumni diminta tidak memposting berita yang mengatakan bahwa ibu itu meninggal dunia,” jelasnya.

Diketahui, dalam musibah insiden robohnya crane di Masjidil Haram, ada 62 jemaah haji asal Indonesia yang meninggal dunia. Tiga diantaranya berasal dari Sumatera Utara. Selain Masnauli binti Sijuadil Hasibuan, dua korban meninggal lainnya berasal dari Medan, yaitu, Safarani binti Baharuddin Abdullah (50) serta Painam binti  Dalio Abdullah (57) warga Medan Deli.

Baca Juga:  KPK Pastikan Pimpinan Baru Tidak 'Masuk Angin' Tuntaskan Korupsi Gatot

Anggota Humas Embarkasi Medan, Imam Mukhair mengatakan telah menerima laporan dari pemimpin rombongan jemaah haji di Mekkah, Sabtu ( 12/9/2015). “Kami turut berbela sungkawa,” kata Imam.

Imam juga menerima informasi bahwa ada 2 jemaah asal Sumut yang jadi korban luka. Mereka adalah Iriani Widianingsih (Kloter 8) asal Jalan Skip Medan dan Dewi Laimufi (Kloter 8) asal Jl Serojo, Sunggal, Medan. “Kami siap memberi informasi ke keluarga korban,” tutup Imam Mukhair. [ded]

Terkait


Berita Terbaru