Home / MEDAN TODAY / Saat Diperiksa KPK, Sejumlah Anggota DPRD Datang dengan Mobil Dinas

Saat Diperiksa KPK, Sejumlah Anggota DPRD Datang dengan Mobil Dinas


MEDAN| Mako Brimob Poldasu di Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Senin (14/9/2015) pagi hingga siang terlihat berbeda dari hari biasanya. Ini terkait dengan pemeriksaan terhadap sejumlah anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penjagaan ketat membuat sejumlah awak media kesulitan memantau pemeriksaan tersebut. Sejumlah wartawan yang datang sejak pukul sembilan pagi untuk memantau perkembangan pemeriksaan tidak diperkenankan untuk masuk ke dalam gedung Mako Brimob.

Awak media hanya dapat menyaksikan sejumlah kendaraan milik anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 masuk ke markas Brimob Polda Sumut. Beberapa terlihat menggunakan logo DPRD Sumut pada pelat nomor polisinya.

Baca Juga:  Ini Pesan Chaidir Ritonga untuk Anggota DPRD Sumut

Di antara kendaraan yang terlihat masuk yaitu Toyota Fortuner abu-abu BK 1226 KK, Daihatsu Terios hitam BK 532 IS, sedan Ford biru langit dengan logo DPRD Sumut pada pelat nomor BK 1995 IA.

Bahkan beberapa diantaranya menggunakan mobil dinas plat merah yang biasa digunakan Mustofa Sitompul, dari Fraksi Partai Demokrat.

Seperti diberitakan, KPK memang sedang mengusut kasus dugaan suap terkait hak interpelasi di DPRD Sumatera Utara (Sumut). Mereka bahkan sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah anggota Dewan, termasuk Ketua DPRD Sumut yang menjabat Ketua Fraksi Golkar pada periode 2009-2014, Ajib Shah.

Baca Juga:  Terkait Masa Tugas, DPRD Labusel akan Surati Gubsu

Pada Selasa (8/9), Gubernur Sumut nonaktif, Gatot Pujo Nugroho juda menjalani pemeriksaan di KPK. Dia menyatakan diperiksa sebagai saksi terkait kasus interpelasi DPRD Sumut.

Pada periode masa kepemimpinan Gatot, sejumlah anggota DPRD Sumut dua kali mengajukan usulan hak interpelasi terkait dana bansos, dana hibah, bantuan daerah bawahan (BDB) dan dana BOS. Namun, kedua pengajuan itu kandas karena sebagian besar anggota Dewan menarik dukungannya pada usulan itu. [rez]

Terkait


Berita Terbaru