Home / MEDAN TODAY / Kodam Benarkan Anggota Denpom I/5 Medan Pelaku Penembak Mati Warga

Kodam Benarkan Anggota Denpom I/5 Medan Pelaku Penembak Mati Warga


Kapendam I/BB Enoh Solehudin

MEDAN| Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) I/BB, Kolonel Inf Enoh Solehudin, membenarkan peristiwa penembakan warga yang dilakukan oknum anggota Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/5 Medan.

Menurutnya, pelaku Kopda Usman, menggunakan senjata organik jenis FN dan sudah diamankan di Pomdam I/BB untuk dilakukan pemeriksaan.

“Benar anggota U, anggota Denpom I Medan. Yang bersangkutan sudah diamankan di kantor Pomdan dan sedang dalam proses penyelidikan. Informasi yang didapat, yang bersangkutan berusaha melerai dua pihak yang sedang bertikai namun tetap dikejar dan dilempari dengan batu. Dan sudah melepaskan dua kali tembakan peringatan, sebelum menembak korban,” jelasnya.

Baca Juga:  Otak Pelaku Pembunuhan Merupakan Anak Pembantu

Enoh memaparkan, selain kronologi penembakan, mereka juga mendalami alasan keberadaan Kopda U di Diskotek New Zone, Jalan Wajir, Medan. Jika terbukti terlibat tindakan ilegal, sanksinya akan lebih berat.

“Apalagi jika terlibat peredaran narkoba, karena pelanggaran itu menjadi atensi utama Pangdam,” sambung Enoh.

“Kita masih mendalami kronologi yang benar. Namun informasi yang kita terima, pelaku melakukan penembakan saat melerai keributan antara kedua kelompok. Dia diserang 20-an orang dan sudah melepaskan tembakan peringatan dua kali,” jelas Enoh.

Seperti diberitakan, oknum anggota Denpom 1/5 Medan Kopda Usman, diamankan Pomdam I/BB karena menembak warga Jalan Syahbandar Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun bernama Muhammad Rendi hingga tewas. [Baca Juga: Oknum Anggota Polisi Militer Tembak Warga Kampung Aur Hingga Tewas]

Baca Juga:  Camat, Lurah & Kepling Diinstruksikan Jaga & Awasi Rumah Warga yang Mudik

Korban yang tertembak di bagian rusuk tembus ke punggung roboh bersimbah darah. Pelaku langsung melarikan diri sementara korban dibawa oleh saudara dan rekan-rekannya dengan menggunakan becak menuju RS Permata Bunda di Jalan Sisingamangaraja Medan. Setelah tiba di RS Permata Bunda diketahui bahwa Korban telah meninggal dunia dan selanjutnya jenazah korban dirujuk ke RS Pirngadi Medan. Diduga korban tewas akibat mengalami luka tembak sebanyak 1 kali yang mengenai dada kiri korban. [ded]

Terkait


Berita Terbaru