Home / MEDAN TODAY / Oknum Anggota Polisi Militer Tembak Warga Kampung Aur Hingga Tewas

Oknum Anggota Polisi Militer Tembak Warga Kampung Aur Hingga Tewas


MEDAN| Oknum anggota Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/5 Medan Kopda Usman, diamankan Pomdam I/BB karena menembak warga Jalan Syahbandar Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun bernama Muhammad Rendi hingga tewas.

Peristiwa penembakan korban Muhammad Rendi terjadi pukul 3.00 WIB, Senin (21/9/2015). Bermula saat korban yang bekerja sebagai tukang parkir dan teman-temannya, terlibat bentrok dengan kelompok pemuda lain di dalam Discotheque New Zone Jalan Wajir, Medan.

Kedua kubu terlibat saling pukul dilanjutkan dengan saling lempar batu dan kayu. Akibat dari keributan tersebut, maka sejumlah pengunjung langsung berusaha mengejar korban yang pada saat itu telah berlari keluar dari dalam New Zone.

Baca Juga:  Mabok, Intel Kodim Asahan Tembak Penonton Organ Tunggal

Korban dan teman-temannya kemudian mundur ke Jalan Brigjen Katamso, setelah dua pria mengacung-acungkan senjata api mengejar mereka.

Seorang rekan korban Mawardi, berhasil tertangkap dan dipukuli pelaku. Melihat temannya dianiaya, korban mencoba membantu dan melawan. Namun pelaku menembaknya dari jarak enam meter.

Korban yang tertembak di bagian rusuk tembus ke punggung roboh bersimbah darah. Pelaku langsung melarikan diri sementara korban dibawa oleh saudara dan rekan-rekannya dengan menggunakan becak menuju RS Permata Bunda di Jalan Sisingamangaraja Medan.

Setelah tiba di RS Permata Bunda diketahui bahwa Korban telah meninggal dunia dan selanjutnya jenazah korban dirujuk ke RS Pirngadi Medan. Diduga korban tewas akibat mengalami luka tembak sebanyak 1 kali yang mengenai dada kiri korban.

Baca Juga:  Pjs Wali Kota Medan Hadiri Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara dengan Protokol Kesehatan

Sementara itu, Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) I/BB, Kolonel Inf Eno Solehuddin membenarkan peristiwa penembakan warga yang dilakukan anggota Denpom 1/5 Medan. Menurutnya, pelaku yang menembak dengan senjata organik jenis FN sudah diamankan di Pomdam I/BB untuk dilakukan pemeriksaan. [ded]

Terkait


Berita Terbaru