Home / SUMUT / Air PAM Ngadet, Berlumpur dan Bau, Direktur PDAM Terkejut

Air PAM Ngadet, Berlumpur dan Bau, Direktur PDAM Terkejut


TEBINGTINGGI|Ratusan keluarga pelanggan air bersih, khususnya pada jalur kiri di sepanjang Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Lalang dan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan, kecewa terhadap kinerja PDAM Tirta Bulian beberapa bulan belakangan ini.

Pasalnya, air bersih yang jadi kebutuhan keluarga  ngadat (terhenti) tiba-tiba tanpa adanya pemberitahuan. Akibatnya, banyak warga yang harus kelimpungan mencari air untuk kebutuhan sehari-hari hingga mandi pun payah.

Keterangan berbagai sumber, Selasa (6/10/2015), terhentinya air bersih PDAM Tirta Bulian sudah berlangsung beberapa hari belakangan. Banyak warga yang selama ini tergantung dengan air bersih PDAM akhirnya harus mendatangi rumah warga yang memiliki sumur atau sumur bor untuk mendapatkan air bersih.

“Beberapa hari ini mandi pun sudah payah, harus menumpang ke rumah family yang punya sumur,” ujar M Siregar, warga komplek perumahan Kodim di Kelurahan Lalang.

Baca Juga:  RS Adam Malik Mesti Kembangkan Pelayanan Berbasis IT

Tak hanya soal terhentinya air bersih PDAM ke rumah penduduk. Beberapa pelanggan PDAM sejak lama juga mengeluhkan kualitas air PDAM belakangan ini. Warga Jalan Antur Mangan, Linkungan 01, Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Rambutan, R Wahyudi , mengatakan sejak  lama produksi air PDAM terus menerus berlumpur dan berbau berwarna coklat. “Ini penyakit PDAM yang sejak lama tak bisa mereka selesaikan,” ujar Wahyudi.

Diungkapkan, seharusnya PDAM melakukan pembersihan terhadap keran pipa (valve) setiap tiga bulan sekali, namun hal itu tidak pernah dilakukan, meski laporannya ke perusahaan selalu ada. “Saya pernah menyampaikan hal itu ke manajemen PDAM, mereka bilang sudah dilakukan, tapi faktanya tetap saja produksi air bersih tak kunjung bersih,” jelas dia.

Baca Juga:  Ribuan Siswa PAUD Non Formal Dilepas Walikota Tebingtinggi

Ditambahkanya, air yang berwarna coklat dan kehitam–hitaman itu kerap terjadi, hal itu membuat warga Anturmangan dan sekitarnya mengeluhkan pasokan air yang berasal dari PDAM, Wahyudi juga mengaku hampir setiap tiga hari sekali ia rasakan air yang kotor dan tidak layak konsumsi, padahal ia berlangganan di PDAM sudah lama.

Terkait terhentinya aliran air bersih PDAM Tirta Bulian ke perumahan pelanggan, Direktur PDAM yang baru Ewin Putra, SE, MSi, mengatakan beberapa hari belakangan terjadi perbaikan kran pipa saluran, khususnya di kawasan sepanjang Jalan Yos Sudarso. Akibat adanya perbaikan itu lah aliran air sedikit terganggu.

Baca Juga:  Walikota Tebingtinggi Resmikan Masjid Al Maksoen Ainunnoer

“Kita mau memperbesar aliran, karena selama ini laporannya kecil debit airnya,” kilah Ewin Putra.

Namun, ketika diinformasikan air tak mengalir meski setetes pun, Direktur PDAM itu merasa terkejut. Dia juga mengaku tidak mengetahui kalau kualitas air yang berlumpur, berbau dan berwarna coklat kehitam-hitaman.

Mantan Plt. Direktur PDAM Haris Siregar, ST, saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya sedang melakukan perbaikan keran pipa di lokasi itu. Akibat dari perbaikan itu lah, arus air bersih ke perumahan penduduk jadi terganggu. Sedangkan berapa lama perbaikan dan jaminan air bersih akan mengalir kembali ke perumahan warga, kedua pimpinan PDAM Tirta Bulian itu tak memberikan komentar sedikit pun. [sni]

Terkait


Berita Terbaru