Home / MEDAN TODAY / Warga Desa Sipinggan Melihat Helikoter Terbang Rendah di Ketinggian 8 Meter

Warga Desa Sipinggan Melihat Helikoter Terbang Rendah di Ketinggian 8 Meter


MEDAN| Titik terang soal lokasi helikopter yang hilang kontak di kawasan Samosir mulai terlihat. Setelah Asben Pasaribu, warga Desa Sipinggan Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir, mengaku melihat sebuah helikopter yang terbang rendah di ketinggian 8 meter.

Pengakuan tersebut disampaikan Mangapar Limbong, wartawan Harian Perjuangan Baru ketika dihubungi edisimedan.com, sesaat lalu, Minggu (11/10/2015).

“Berdasarkan keterangan Asben Pasaribu, saat itu helikopter berada di ketinggian sekitar 8 meter dan kondisinya berputar-putar. Saksi yang melihat helikopter itu sekitar pukul 12.20 WIB,” ujar Limbong.

Keterangan yang diperoleh, saat itu Asben Pasaribu sedang mencari anaknya yang tengah bermain. Saat naik motor ke Pelabuhan kapal feri di Sipinggan, dia melihat sebuah helikopter terbang rendah dan berputar-putar.

Baca Juga:  Bobby Nasution Apresiasi Program Rumah Qur'an RQV di Medan

“Helikopter itu terbang rendah ke arah Kecamatan Onan Runggu. Masih di kawasan Danau Toba juga. Tapi kita belum mengetahui persis apakah helikopter itu jatuh atau bagaimana. Petugas TNI dan Polri sedang bekerja melakukan pencarian,” ujar Limbong lagi.

Helikopter dengan nomor EC 130 PK-BKA milik Penerbangan Angkasa Semesta tujuan Samosir-Kualanamu dikabarkan  hilang kontak sejak pukul 11.30 Wib. Di dalam helikopter itu terdapat lima orang yaitu pilot, teknisi dan seorang penumpang. [ded]

Terkait


Berita Terbaru