Home / MEDAN TODAY / 11 Jam Diperiksa KPK, Tengku Erry Merasa Lebih Ceria. Kenapa?

11 Jam Diperiksa KPK, Tengku Erry Merasa Lebih Ceria. Kenapa?


MEDAN| Banyak pejabat yang merasa cemas akan nasibnya usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sekalipun diperiksa sebagai saksi. Tapi situasi berbeda dialami Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi.

Diperiksa lebih 11 jam pada Senin (12/10/2015), Tengku Erry justru merasa lega. Pemeriksaan tersebut dia dijadikanya sebagai ajang curhat atau klarifikasi atas semua persoalan yang banyak diarahkan pada dirinya, pasca kasus yang menimpa Gubernur nonaktif, Gatot Pujo Nugroho.

Sekurangnya ada 20 pertanyaan yang dilontarkan penyidik KPK kepada politisi Partai Nasdem itu. Walau dicecar beragam pertanyaan, Tengku Erry tidak mempersoalkannya.

Baca Juga:  Pengiriman 1,5 Ton Ganja Modus Batu Akik Digagalkan Prajurit Yonkav-6 Serbu

“Makanya saya dapat dilihat, setelah saya melakukan klarifikasi ini, kan wajah saya berbeda kan, saya lebih ceria. Kenapa? Karena saya sudah menjelaskan ini kepada penyidik,” ungkap Tengku Erry Nuradi pada sejumlah wartawan di Gedung KPK, Senin malam.

Kepada penyidik KPK, Tengku Erry menjelaskan sejumlah persoalan, mulai dari kasus suap hakim PTUN Medan, pertemuan di kantor DPP NasDem antara dirinya, Gubernur Gatot Pujo Nugroho, OC Kaligis dan Surya Paloh, serta kasus suap APBD yang melibatkan istrinya, Evi Diana.

Apa saja pengakuan Tengku Erry kepada KPK?  Selengkapnya Baca: Di KPK, Tengku Erry Buat Pengakuan Mengejutkan. [ded]

Terkait


Berita Terbaru