Home / NEWS / DPR Loloskan Farid Wajdi Sebagai Anggota KY

DPR Loloskan Farid Wajdi Sebagai Anggota KY


MEDAN| Langkah Farid Wajdi untuk menjadi pimpinan Komisi Yudisial (KY), akhirnya tercapai, setelah dalam sidang yang berlangsung, Selasa (20/10/2015), DPR-RI meloloskan Farid Wajdi untuk duduk di lembaga pemantau hakim tersebut.

Dalam voting siang ini, DPR menyetujui lima nama menjadi pimpinan KY. Dan salahsatunya adalah Farid Wajdi. Sementara empat lainnya, yaitu Maradaman Harahap, Sukma Violetta, Sumartoyo, Joko Sasmito dan Farid Wajdi. Demikian dilansir detik.com, sesaat lalu.

Dari 7 nama yang diajukan Presiden ke DPR, terdapat dua nama calon yang ditolak DPR. Pansel KY akan segera membuat dua nama usulan baru.

Nama yang ditolak adalah dari unsur akademisi, yaitu mantan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Harjono dan Wiwiek Awiati. Atas penolakan ini, pansel akan membuat ranking baru dari unsur akademisi dan dua nama teratas akan kembali diusulkan ke DPR untuk disetujui.

Baca Juga:  JNE Bersama PT. Bandara Internasional Bali Utara, Dukung Perkembangan Bisnis di Indonesia Timur 

“Pertama kami menghormati keputusan DPR tersebut karena itu wewenang DPR sepenuhnya. Kemarin kita hanya meranking untuk 7 nama yang disodorkan ke DPR. Selain itu belum ada perankingan,” kata anggota Pansel KY, Asep Rahmat Fajar.

Menurut Asep, ada sejumlah unsur akademisi yang akan kembali diusulkan ke DPR. Seperti Suparman Marzuki yang juga Ketua KY, guru besar UGM Sudjito, komisioner KY Jaja Ahmad Jayus, Aidul Fitriciada Azhari, Totok Wintarto dan Otong Rosadi.

“Secepatnya kami akan menggelar rapat untuk menentukan siapa yang akan diusulkan,” ucap Asep.

Diketahui, Farid Wajdi selama ini dikenal sebagai pegiat perlindungan konsumen di Sumatera Utara. Masyarakat Medan khususnya, tidak asing mendengar Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) yang senantiasa menyuarakan hak-hak konsumen dan mengkritisi kebijakan yang tidak pro terhadap konsumen.

Baca Juga:  13 TKI Ilegal Telah Dipulangkan ke Daerah Asal

Farid Wadji, yang diwawancarai sebelum proses seleksi di DPR, mengaku ingin mengubah wajah peradilan Indonesia.

“Harapannya, ya, Insya Allah, jika diizinkan saya duduk sebagai Komisioner, bersama teman-teman, saya berusaha mendekatkan hukum dan lebih membuka ruang bagi akan akses pengadilan dan keadilan,” ujar Farid.

Berikut biodata Farid:
1. SDN 2 Ujunggading, tamat 1984
2. MTs Muhammadiyah, tamat 1987
3. MA Muhammadiyah, tamat 1990
4. Fakultas Hukum UMSU, Medan, tamat 1994
5. S2 Ilmu Hukum USU Medan, tamat 2000
6. Alumni Program S3/PhD di USM, Pulau Pinang, Malaysia, tamat 2014

Jenjang karier:
1. Dosen Fakultas Hukum UMSU Medan (1995-sekarang)
2. Sekretaris S2 Prodi Ilmu Hukum UMSU (2005-2009)
3. Advokat (1999-sekarang)
4. Dekan Fakultas Hukum UMSU (2009-2013)

Terkait


Berita Terbaru