Home / MEDAN TODAY / Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Medan Selayang

Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Medan Selayang


Kasus pembunuhan satu keluarga di Medan Selayang

MEDAN| Pembunuhan tiga orang dalam satu keluarga terjadi di Jalan Sei Padang, Kelurahan PB Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, Jumat (23/10/2015). Ketiga orang satu tersebut adalah suami istri Yakub Muchtar dan Yati serta seorang anak bernama Andika yang berusia 7 tahun.

Korban ditemukan dalam lokasi berdekatan, yaitu dekat ruang makan, kamar kecil dan kamar mandi. Ketiganya tewas dengan luka bacok di sekujur tubuh. Belum diketahui motif pembunuhan tersebut.

Kepling V, Kelurahan PB Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, menuturkan, ketiganya ditemukan dalam rumah dengan lokasi yang berdekatan. “Pak Yakub Muktar ditemukan tewas bersimbah darah di ruang tengah. Sementara Yati dan Andika di kamar mandi. Andika itu cucu korban,” katanya.

Baca Juga:  Akhyar : ASN Harus Netral & Dorong Masyarakat Memilih

Diungkapkannya, korban pertama kali ditemukan anaknya yang pulang ke rumah. “Anaknya yang pertama kali menemukan, lalu diinformasikan kepada saya,” jelasnya.

Warga lain juga tidak ada yang mengetahui peristiwa tersebut. “Tidak ada kami dengar ribut- ribut tadi bang. Sunyi seperti biasa aja. Tidak ada pun kami lihat orang masuk ke rumahnya,” ujar Ijal, warga setempat.

Dirinya mengaku, keluarga tersebut terkenal tertutup. “Tertutup orangnya bang. Jarang bergaul,” jelasnya.

Pantauan di lokasi sore tadi, lokasi terjadi pembunuhan banyak didatangi warga. Terlihat Kapolsek Sunggal, Kompol Harry Azhari, Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic dan pihak Polresta Medan turun kelokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. [Baca Juga: Biadap! Leher Andika Digorok Pelaku di Kamar Mandi]

Baca Juga:  Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan Tahun 2021 Dicanangkan, Ketua TP PKK Kota Medan Siap Bantu dan Sukseskan

Sementara itu, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto belum bisa berkomentar banyak terkait pembunuhan satu keluarga itu.

Menurut Mardiaz, hingga saat ini tim dari Reskrim dan Intelkam Polresta Medan serta Ditreskrimum dan Ditsabhara Polda Sumut, masih melakukan penyelidikan bersama atas peristiwa ini. Penyelidikan akan difokuskan terlebih dahulu pada motif pembunuhan.

“Kita masih mendalami motifnya. ‎Kita juga masih mencari alat-alat bukti, khususnya senjata yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban,” ujar Mardiaz di lokasi kejadian.

“Nanti kita kabari lagi. Kita tunggu hasil olah TKP dan hasil autopsi korban. Biarkan kami bekerja dulu,” tutup Mardiaz. [ded]

Terkait


Berita Terbaru