Home / MEDAN TODAY / 2 Mobil Hangus dalam Kebakaran Toko Material di SM Raja

2 Mobil Hangus dalam Kebakaran Toko Material di SM Raja


Petugas berusaha memadamkan api saat kebakaran menghanguskan sebuah toko penjual material di Jalan SM Raja Medan, Rabu (28/10/2015)

MEDAN| Kebakaran hebat terjadi di Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (28/10/2015) pagi tadi saat si jago merah melahap habis satu unit gudang toko material bangunan. Meski tidak ada korban jiwa, namun dua unit mobil yang berada di dalam gudang hangus terbakar.

Kobaran api juga memaksa seorang kakek terjebak di dalam kamar mandi, nyaris tak bisa menyelamatkan diri. Beruntung, kakek bernama Ijan (70) itu, berhasil diselamatkan warga dari kebakaran dan dilarikan ke rumah sakit Permata Bunda.

Peristiwa kebakaran yang membuat heboh warga ini terjadi sekitar pukul enam pagi. Di tengah rintik hujan, lidah api terlihat menjulang tinggi menghanguskan panglong yang terbuat dari kayu tersebut.

Baca Juga:  Wali Kota Ubah Pasar Sei Sikambing Lebih Representatif

Petugas pemadam dibantu warga sempat kewalahan memadamkan api karena banyaknya material bangunan yang terdiri dari kayu, triplek dan bahan mudah terbakar.

Untuk memadamkan api, Pemko Medan menerjunkan 5 unit mobil. Namun api baru berhasil dipadamkan setelah seluruh bangunan hangus terbakar. Termasuk dua unit mobil jenis pikap dan mini bus seri terbaru.

Keterangan yang berhasil dihimpun, sebelum api membesar, warga hanya melihat kepulan asap tebal di gudang tersebut. Karena curiga, warga lantas membangunkan pemilik bangunan dan menyelamatkan anak dan istrinya.

Tak berselang lama, api kemudian membesar dan melahap bangunan panglong. Kakek Ijan sempat terjebak di dalam kamar mandi, namun akhirnya berhasil diselamatkan warga.

Baca Juga:  Diduga Korsleting Listrik Satu Unit Rumah Ludes Terbakar

Wakapolsek Medan Kota AKP T Niari Sinaga ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kebakaran ini.¬† “Masih kita lidik. Tim labfor sudah ke TKP untuk menyelidiki penyebab pastinya,” kata Wakapolsek.

Dalam peristiwa ini, pemilik panglong diperkirakan mengalami kerugian ratusan juta rupiah. [ded]

Terkait


Berita Terbaru