Home / SUMUT / Lima Pimpinan DPRD Sumut Sudah Ditahan KPK. Siapa Menyusul?

Lima Pimpinan DPRD Sumut Sudah Ditahan KPK. Siapa Menyusul?


5 PIMPINAN DPRD SUMUT

Motif suap diduga untuk pelicin persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Provinsi Sumut 2013 dan 2014, pengesahan APBD Sumut 2014 dan 2015 serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD provinsi Sumut tahun 2015.

Gubernur Sumut nonaktif Gatot yang diduga selaku pemberi suap, disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) jo Pasal 64 ayat 1 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara, lima legislator yang diduga sebagai penerima suap UU Tipikor jo Pasal 64 ayat 1 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP‎.‎

Baca Juga:  Pemeriksaan Jilid III, KPK Garap Staff Ketua DPRD Sumut dan Sespri Gatot

Siapa Menyusul?
Tim penyidik KPK sendiri sampai saat ini masih terus melakukan pengembangan atas kasus suap tersebut. Pekan lalu, KPK baru selesai memeriksa lebih dari 100 saksi dari kalangan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019. Termasuk belasan pejabat SKPD dan pegawai eselon II di lingkungan Pemprovsu, termasuk Plt Gubernur Tengku Erry Nuradi.

Dalam perkara ini, legislator penerima suap terancam ditahanan KPK. Pasalnya, KPK memastikan kasus ini tidak hanya berhenti pada lima pimpinan DPRD Sumut yang telah ditetapkan sebagai tersangka, tetapi juga seluruh anggota DPRD yang diduga menerima uang suap tersebut.

Baca Juga:  Periksa 16 Saksi, KPK Garap Politisi PDIP dan PAN DPRD Sumut

BERITA TERKAIT
Soal Istri Tengku Erry, KPK: “Tetap Diproses, Hukumannya Diperingan”
Lolos dari Tersangka, KPK Periksa M Affan Sebagai Saksi Suap Gatot

Terkait


Berita Terbaru