Home / SUMUT / Lima Pimpinan DPRD Sumut Sudah Ditahan KPK. Siapa Menyusul?

Lima Pimpinan DPRD Sumut Sudah Ditahan KPK. Siapa Menyusul?


5 PIMPINAN DPRD SUMUT

Termasuk anggota yang mengaku sudah mengembalikan uang pemberian Gatot. Seperti halnya Evi Diana, istri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Brilian Moktar dan lainnya.

“Kalau dia mengembalikan, tetap diproses, hukumannya diperingan,” ungkap Plt pimpinan KPK, Adnan Pandu, Selasa (17/1/2015).

Evi Diana sebelumnya tak menampik pernah menerima uang ratusan juta. Menurut Evi, uang yang dikembalikannya itu tidak sampai Rp 300 juta.  “Tak sampai segitu (Rp 300 juta),” ungkap Evi usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (5/11/2015).

Adnan memastikan bahwa siapapun yang menerima suap dari tersangka Gatot Pujo Nugroho akan dimintai pertanggungjawaban. “Pada dasarnya semua dimintai pertanggungjawabannya,” jelasnya.

Baca Juga:  Saut Situmorang Membantah Soal Jamuan Makan Anggota DPRD Sumut

Plt Pimpinan KPK, Johan Budi juga pernah membuat statemen serupa. Menurutnya, mereka yang telah mengembalikan uang haram yang diduga dari Gatot itu tak akan menghapus tindak pidananya.

Khusus penerima suap, akan bisa menjadi pesakitan apabila penerimaan uang itu dilakukan dengan sengaja.

“Kami mendalami semua pihak yang diduga terlibat (menerima uang). Dilihat ada dua alat bukti yang cukup apa enggak,” ucap Johan beberapa waktu lalu. [ded]

Terkait


Berita Terbaru