Home / / Wartawan Korban Penembakan Terluka di Kepala, Leher dan Wajah

Wartawan Korban Penembakan Terluka di Kepala, Leher dan Wajah


EDISIMEDAN| Tiga wartawan media online di Medan harus mendapat perawatan di UGD Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Minggu (29/11/2015) petang. Mereka terpaksa menjalani operasi akibat diberondong peluru dari jarak dekat.

Ketiganya yakni Nicolas Saragih, Fahrizal Ardillah, dan Arifin Tanjung, ditembak orang tak dikenal di Kampung Kubur, Jalan Zainul Arifin, Kelurahan Madras, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu pagi (29/11/2015).

Kepala Kepolisian Sektor Medan Baru Komisaris Ronny Nicolas Sidabutar,  mengaku, ketiga wartawan tersebut ditembak dengan senjata api jenis air softgun di Kampung Kubur selama ini terkenal sebagai tempat transaksi narkotik.

Baca Juga:  Kasus Suap APBD dan Interpelasi, Tujuh Anggota DPRD Sumut Dihukum 4 Tahun - 4,5 Tahun Penjara

“Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan atas peristiwa itu. Polisi menemukan bukti di lokasi penembakan berupa satu butir peluru airsoft gun kuning,” jelasnya.

Meski peluru yang menembus berjenis air softgun, tapi luka yang ditimbulkan cukup parah. Dua dari tiga korban sempat menjalani operasi untuk mengangkat peluru yang bersarang di tubuh mereka.

BACA JUGA
Tiga Wartawan Ditembak di Kampung Kubur

Saat ditemui di rumah sakit, Nicolas Saragih tertembak di kening dan pipi sebelah kanan. Sementara rekannya, Arifin dan Fahrizal, tertembak di bagian dagu dan leher kiri.

“Kami ditembak dua orang sesaat kami sampai di Kampung Kubur. Kami sempat diteriaki maling sebelum ditembak. Padahal kami sudah bilang wartawan,” kata Nicolas Saragih wartawan Mediamedan.com itu.

Baca Juga:  Diduga Korban Pembunuhan, Mayat Pria Bertato di Parit Gegerkan Warga Binjai

Sedangkan Arifin bekerja diwww.opini media.com dan Fahrizal di www.medan berita.co. “Kami bertiga memang meliput berita-berita kriminal,” tutur Saragih.

Sementara Fahrizal Abdillah, mengalami luka di bagian kepala, leher dan dada akibat ditembak air softgun.

Menurutnya, pelaku penembakan merupakan pria berkulit hitam berkaos putih serta topi hitam.

“Pelakunya berkulit hitam, badannya kurus, tingginya 160-an, mengenakan kaos putih dan topi. Waktu sedang dikeroyok saya ditembak empat kali dibagian kepala tapi karena pakai helm, jadi cuma satu peluru dibagian leher,” ujar Fahrizal seperti dilansir Tribun Medan.

Dia menambahkan, usai mendapat tembakan di leher, langsung berupaya ambil peluru besi bulat. Peluru itu sudah diberikan kepada polisi saat membuat laporan di Polsek Medan Baru.

Baca Juga:  Tewaskan Rawi, Kuasa Hukum Sebut Tindakan Polisi Langgar Hukum

Seperti diberitakan, tiga wartawan media online di Kota Medan ditembak pria tak dikenal saat meliput penggerebekan terduga pelaku begal di Kampungkubur, Jalan Zainul Arifin, Minggu (29/11/2015), sekitar pukul 05.30 WIB. [ded|bbs]

Terkait


Berita Terbaru