Home / NEWS / Puluhan Nama Tersangka Baru Kasus Suap Gatot Beredar Bikin KPK Geram

Puluhan Nama Tersangka Baru Kasus Suap Gatot Beredar Bikin KPK Geram


MEDAN, EDISIMEDAN | Beberapa hari terakhir, beredar daftar nama-nama yang akan dijadikan KPK sebagai tersangka baru dalam kasus suap APBD dan interpelasi DPRD Sumut.

Daftar nama tersangka yang beredar tersebut di luar enam nama yang secara resmi sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka.

Keenam tersangka itu adalah, Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pujo Nugroho, Ketua DPRD Sumut Ajib Shah, Mantan Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun, dan tiga mantan Wakil Ketua DPRD Sumut, Chaidir Ritonga, Sigit Pramono Asri dan Kamaluddin Harahap.

Dari daftar nama tersangka baru yang disebut-sebut jilid II, terdapat 24 nama anggota dan mantan anggota DPRD Sumut yang sebelumnya sudah pernah diperiksa KPK. Termasuk nama-nama politisi yang telah mengembalikan uang suap ke KPK.

Baca Juga:  Jaksa Agung Merasa Disudutkan dalam Pusaran Korupsi Sumut

Nama-nama lain yang akan dijadikan tersangka baru terdapat pula nama anggota DPR RI serta DPD RI.

Selain dari kalangan aDPRD Sumut, sejumlah pejabat dan mantan pejabat di Pemprovsu juga masuk dalam list tersangka baru KPK. Seluruh nama tersebut juga sudah berulangkali diperiksa penyidik KPK sebagai saksi suap Gatot Pujo Nugroho.

BACA JUGA
Lima Pimpinan DPRD Sumut Sudah Ditahan KPK. Siapa Menyusul?
7 Fakta saat Tengku Erry Diperiksa Kejagung dalam Kasus Bansos
Sudah P21, KPK Segera Seret Gatot dan Evy ke Pengadilan

Bahkan disebut-sebut pula, Plt Gubsu Tengku Erry Nuradi akan ditetapkan juga sebagai tersangka. Nama Erry dikaitkan dengan kasus korupsi Bansos. Bahkan dua oknum pejabat Kejati Sumut, dan dua pejabat Kejaksaan Agung, ikut terseret sebagai tersangka.

Baca Juga:  SBY Ajari Jokowi Cara Bertanggungjawab Sebagai Presiden

Menanggapi beredarnya tersangka baru jilid II ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tegas membantahnya. Bahkan Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati merasa geram dengan beredarnya informasi tersebut.

“Saya sudah berkali-kali tegaskan bahwa sampai sekarang belum ada tersangka baru,” ujar Yuyuk saat dikonfirmasi edisimedan.com, Kamis (3/12/2015).

Menurut Yuyuk, informasi tersangka baru tersebut merupakan hoax belaka. “KPK akan umumkan kalau ada tersangka baru,” tukasnya. [ded]

Terkait


Berita Terbaru