Home / NEWS / Hebat! Dua Orang Batak Terpilih Jadi Pimpinan KPK yang Baru

Hebat! Dua Orang Batak Terpilih Jadi Pimpinan KPK yang Baru


JAKARTA, EDISIMEDAN| Komisi III DPR RI telah memilih lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru. KPK Jilid 4 ini akhirnya resmi dipimpin oleh Agus Rahardjo. Agus mengalahkan empat calon ketua KPK lainnya melalui mekanisme voting dalam sidang yang digelar Kamis, (17/12/2015).

Hebatnya, wajah baru KPK periode 2015-2020  berisi dua orang yang memiliki darah batak, yaitu Saut Situmorang dan Irjen Pol Basaria Panjaitan. Keduanya masuk dalam formasi pimpinan KPK bersama Laode Muhammad Syarif,  Alexander Marwata dan Agus Raharjo yang terpilih sebagai Ketua KPK menggantikan Abraham Samad.

Dalam pemilihan dengan mekanisme voting tersebut, Basariah Panjaitan meraih dukungan 51 suara, selisih dua suara dari Ketua KPK terpilih Agus Raharjo yang didukung 53 suara. Sedangkan Saut Situmorang meraih 37 suara, Alexander Marwata (43 suara) dan Laode Muhammad Syarif (37 suara).

Baca Juga:  KPK Periksa Dewan Pengawas Tirtanadi untuk Saksi Ajib Shah

BACA JUGA
Duh, ICW Anggap Duo Batak Tak Layak Jadi Pimpinan KPK

Lima pimpinan KPK itu merupakan wajah-wajah baru. Mereka terpilih setelah lolos dalam seleksi 10 nama yang diajukan tim seleksi ke Komisi III DPR.

Yang menarik, jagoan dari KPK harus rela karena mendapatkan suara yang rendah. Johan Budi hanya mendapatkan 25 suara. Bahkan, Busyro Muqqodas hanya mendapatkan 2 suara.

BACA JUGA
KPK Periksa H Anif dan Ijek di Brimob Poldasu
KPK Periksa Lidya Magdini, Istri Ketua DPRD Sumut Ajib Shah
Divonis 5,5 Tahun Penjara, OC Kaligis Terbukti Suap Hakim untuk Amankan Gatot

Baca Juga:  NasDem Minta Jatah Kadis Sebagai Syarat Islah Gatot-Erry

Berikut Profil Lima Pimpinan KPK yang Baru

Agus Rahardjo
Agus adalah Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Sebelumnya, Agus menjabat sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia. Namun pada tahun 2010, ia memilih mundur karena kesibukannya di LKPP.

Basaria Panjaitan
Basaria merupakan perwira tinggi Polri yang mengajar di Sekolah Staf dan Pimpinan Polri di Lembang. Keikutsertaannya dalam seleksi KPK mendapatkan dukungan penuh dari Wakapolri Komjen Budi Gunawan.

Ia pernah menjadi Kepala Biro Logistik Polri, Kasatnarkoba di Polda NTT, dan menjadi Direktur Reserse Kriminal Polda Kepulauan Riau. Dari Batam, Basaria ditarik ke Mabes Polri menjadi penyidik utama Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri.

Alexander Marwata
Ia merupakan hakim ad hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Ia merupakan lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dan Universitas Indonesia (UI). Sebelum menjadi hakim, Alexander adalah salah satu auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Baca Juga:  TNI AL Amankan 30 TKI Ilegal di Perairan Kuala Bagan

Laode Muhamad Syarif
Laode sehari-hari berprofesi sebagai dosen di Universitas Hasanuddin sekaligus sebagai konsultan hukum lingkungan. Laode juga perancang kurikulum dan pelatih utama dari Kode Etik Hakim dan Pelatihan Hukum Lingkungan Hidup di Mahkamah Agung (MA) RI.

Saut Situmorang
Saut saat ini menjabat sebagai anggota Staf Ahli Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Ia juga merupakan akademisi yang mengajar ilmu kompetitif intelijen di Universitas Indonesia. [ded]

Terkait


Berita Terbaru