Home / NEWS / Megawati Gagap Sebut Allah SWT dan Salah Ucap Salam Penutup

Megawati Gagap Sebut Allah SWT dan Salah Ucap Salam Penutup


EDISIMEDAN.com, JAKARTA – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi dibuka Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Minggu (10/1/2016) pagi.

Rakernas yang bersamaan dengan HUT ke-43 PDIP tersebut juga dihadiri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Yusuf Kalla. Para ketua umum partai-partai pendukung pemerintah serta Menteri-menteri Kabinet Kerja. Presiden Jokowi bahkan ikut memberikan pidato sambutan pada Rakernas yang diselenggarakan di JIExpo, Jakarta.

Momen menarik terjadi saat Megawati menyampaikan pidato politiknya. Dimana Megawati terlihat gagap mengucapkan Allah Subhanahu Wa Taala (Allah SWT). Setidaknya, ada tiga kali Megawati menyebut Allah SWT dengan kalimat terbata-bata.

Baca Juga:  Pengamat: Politik Identitas Dongkrak Suara Edy-Ijeck

ALLAH Suwat…Allah Suwat…Allah Suwa

Perlu beberapa detik bagi Megawati untuk menyebut Allah SWT dengan benar. Bahkan Megawati terlihat berulang kali memejamkan matanya, dan berusaha untuk mengucapkan kalimat Allah SWT dengan benar.

Kejadian ini terekam kamera televisi yang disiarkan secara langsung tersebut.

Tidak hanya di situ, Megawati juga salah mengucapkan salam penutup pidatonya dengan mengatakan Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatih yang semestinya, Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Namun dua momen tersebut tak mengurangi semangat pidato politik Megawati. Dengan berapi-api, Megawati membakar semangat ribuan kader PDIP tentang kisah Bung Karno dan cikal bakal Marhaenisme. Megawati juga menyampaikan visi misi PDIP yang tetap pro rakyat.

Baca Juga:  Megawati Nilai Pemimpin Ideologi Tertutup Pemicu SARA

BACA JUGA: Jagoan PDIP Unggul di 15 Kabupaten/Kota Sumut

Bahkan menurut Presiden ke-5 RI tersebut, PDIP saat ini sudah kembali menjadi pilihan rakyat karena kader PDIP secara dominan berhasil memenangi Pilkada Serentak 9 Desember 2015 lalu.

Dalam pidato pembukaan Rakernas itu juga, Megawati melontarkan kritik tajam soal pengelolaan BUMN. Di depan Jokowi, Megawati menyindir kesalahan pemerintah dalam tata kelola BUMN. Dia juga menyinggung Pansus Pelindo II. [ded]

Terkait


Berita Terbaru