Home / MEDAN TODAYNEWS / Lagi, Anjing Peliharaan Mati Saat Dirawat di Gober Pet Shop

Lagi, Anjing Peliharaan Mati Saat Dirawat di Gober Pet Shop


Hewan peliharaan yang mati diduga akibat kelalaian saat dilakukan perawatan kembali terjadi di di Gober Pet Shop Medan. Kali ini dialami oleh Wenny Sim, dimana anjing jenis Siberian Husky berusia 9 bulan yang diberinama Cloud, mati dalam kondisi yang mengenaskan, Kamis (3/3/2016)

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Hewan peliharaan yang mati diduga akibat kelalaian saat dilakukan perawatan di Gober Pet Shop Medan kembali terjadi. Kali ini dialami oleh Wenny Sim, dimana anjing jenis Siberian Husky berusia 9 bulan yang diberinama Cloud, mati dalam kondisi yang mengenaskan, Kamis (3/3/2016).

Kasus ini mengingatkan pembaca pada cerita Novelita, dimana anjing kesayangannya bernama Bone Bone (Bone2), juga mati justru saat dilakukan perawatan di Gober Pet Shop Jalan Glugur, Kecataman Medan Petisah, medio Oktober 2015 lalu.

Ironisnya, kematian anjing yang sudah bersamanya lima tahun itu, diduga akibat penganiayaan yang dilakukan salah seorang pegawai salon kecantikan anjing tersebut.

Ketika itu Gober Pet Shop sudah mengakui kelalaian pegawainya dan meminta maaf di salah satu koran ternama di Medan.

BACA JUGA
Anjing Mati Saat Grooming, Gober Pet Shop Medan Dituntut Minta Maaf

Ternyata, permintaan maaf tersebut tidak dibarengi dengan perbaikan pelayanan. Sebab kejadian hampir serupa kini kembali terjadi.  Sejauh ini belum ada tanggapan dan jawaban dari pihak Gober Pet Shop dalam kejadian ini.

Baca Juga:  Anjing Mati Saat Grooming, Gober Pet Shop Medan Dituntut Minta Maaf

Namun uraian lengkap bisa dibaca dari testimoni Wenny Sim yang ia curahkan di dinding facebooknya. Di sini, Wenny menceritakan kronologi kejadian hingga akhirnya Cloud, yang sudah dianggapnya sebagai anak itu, menghembuskan nafas terakhir secara tragis.

Berikut cerita Wenny……

Halo semua, untuk hari ini saya ingin menyampaikan kabar duka untuk anak kaki empat saya, Cloud (Siberian Husky, 9 bulan) yang sudah RIP jam 1 malam semalam dan mengalami kematian yang sangat tidak wajar.

Jadi begini kronologisnya…
Saya titipkan ke Gober dalam keadaan yang sehat dan aktif.
Selang berjalan sebulan, mulai tidak mau makan dan dicekokin. Kata mereka sih karena depresi. Oke.

Bulan kedua dilaporkan kena penyakit kulit. Saya suruh obatinlah. Mereka hanya menggunakan Veterycin kebanggaan mereka. Sembuh tapi asik numbuh lagi yang baru. Di situ kondisi anak saya sudah lemas, flu dan demam. Mereka samasekali tidak bawa ke dokter.

Sampai akhirnya teman saya maksa bawa ke dokter. Mereka bawa ke dokter 3 hari lalu. Katanya dokter Cahyono, dibilang kena infeksi paru-paru (dan saat itu mereka sama sekali tidak mengabarkan kondisi anak saya yang sebenarnya)
Dan w dikasih tau baru semalam, malam dan memberitahukan anak saya RIP tadi pagi.

Baca Juga:  Rapat Evaluasi bersama Menko Perekonomian, Bobby Nasution Paparkan Perkembangan Dan Penanganan Covid-19 di Kota Medan

Baca Juga:

Siksa Anjing sampai Mati, Pemilik Petshop Diseret ke Pengadilan

Temen saya masi selalu bilang ke mereka kalau rutin kasikan obat dan saya juga bilang tolong dijaga baik-baik. Berhubung kondisinya seperti itu. Akhirnya saya tahu dari teman saya kondisi anak saya yang sebenarnya, dan ketika bertanya ke mereka, hanya bisa dijawab tidak tahu kami sudah mengusahakan yang terbaik.

Saya tanya anak saya dikasi makan DF apa saja, mereka tidak tahu..
Hebat bukan?

Namun setelah diperiksa kembali, anak saya mati secara tidak wajar.

Sebelum dilihat kondisinya, saya sudah menyampaikan, anak saya jangan disentuh biarkan saja dulu. Ternyata anak saya sudah dibungkus dalam KARUNG DOGFOOD!! sejak semalam.

Baca Juga:  Sekda Medan Tantang Ombudsman Sumut

Pas disuruh keluarkan, jasad anak saya rupanya kepalanya semua penuh DARAH dan hidung BERCUCURAN DARAH..

Lihat videonya di sini

Temen-temen bayangin aja apakah wajar infeksi paru2 biss berdarah di kepala dan hidung bercucuran darah dan sampai saat ini tidak ada penjelasan jelas dari mereka…

Saya harap GOBER PETSHOP bertanggungjawab besar atas ini semua jika terbukti benar anak saya bukan mati karna sakit melainkan seperti dihantam benda keras !!!

Sungguh saya sangat kecewa besar, w selaku pelanggan GOBER bahkan mempercayai GOBER, tapi kematian tidak wajar yang anak saya dapatkan!! Saya bayar sewa perbulan, bahkan ada biaya tambahan juga claim ke saya, tapi anak saya bisa mati seperti ini saya tidak terima, padahal saya lusa sudah mau menjemput anak saya,,, T.T

Silahkan dilihat kondisi anak saya!! Jika kurang jelas, bisa PM saya!!
TOLONG BANTU SAYA UNTUK SHARE!!

BACA JUGA

Wenny Dibully Lantaran Posting Kematian Anjing Kesayangannya

Terkait


Berita Terbaru