Home / COMMUNITY / Ketua PN Medan Kuliah Umum di UNPRI

Ketua PN Medan Kuliah Umum di UNPRI


Dekan FH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn didampingi Rektor UNPRI Prof dr Djakobus Tarigan AAI DAAK Ketua Lembaga Perencanaan dan Pengembangan UNPRI yang juga Direktur LBH Garda Keadilan Indonesia Yusriando SH MH, SH melakukan penandatanganan perpanjangan MoU dengan Ketua PN Medan H Ahmad Shalihin SH MH, ), di ruang serba Guna Universitas Prima Indonesia Jalan Ayahanda Medan, Sabtu (21/5/2016).

Selain kuliah umum, dilakukan juga penandatanganan perpanjangan MoU antara FH UNPRI dengan PN Medan.

Sementara itu, Dekan FH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn mengatakan, negara Indonesia adalah negara yang meletakan hukum sebagai supremasi kekuasaan tertinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Konsep negara hukum dalam berbangsa dan bernegara, kata doktor muda ini, membawa keharusan untuk mencerminkan sendi-sendi kehidupan khususnya dalam bidang hukum acara perdata terkait dengan penyelesaian sengketa perdata.

“Penjatuhan putusan oleh hakim, tidak terlepas dari sesuatu yang diyakini dan terbukti dalam sidang pengadilan,”kata Tommy Leonard, Minggu(22/5/2016).

Menurut Tommy, sengketa dimaksudkan sebagai timbulnya perbedaan kepentingan berupa perbedaan hak-hak dan kewajiban-kewajian perdata yang diatur dalam hukum perdata materil yang selalu beriringan dengan hukum perdata formal atau laim disebut sebagai hukum acara perdata.

Baca Juga:  Potret Keberagaman Kampung Bali di Langkat

Pada prinsipnya, kata tokoh pendidikan Sumut ini, dalam menyelesaikan sengketa perdata, pengadilan bukan merupakan satu-satunya lembaga untuk menyelesaikan sengketa. Namun dikenal juga penyelesaian sengketa di luar pengadilan.

“Peradilan masih sebagai The Last Resort dalam penyelesaian sengketa, meskipun memang bukan satu-satunya jalan yang dapat di tempuh. Kelebihan dari penyelesaian sengketa secara litigasi di pengadilan, karena bersifat ajudikasi dengan memberikan putusan atas suatu sengketa, sehingga dapat memberikan kepastian hukum,” tegas Tommy. [rel]

Terkait


Berita Terbaru