Home / / Colok Kabel yang Melintang, Kernet Truk Trado Tewas Kesetrum

Colok Kabel yang Melintang, Kernet Truk Trado Tewas Kesetrum


Korban saat divisum di RSU Gunungsitoli

EDISIMEDAN.COM, GUNUNGSITOLI- Nasib naas menimpa seorang kernet berinisial NL alias Ama Putra Lase. Bermaksud untuk melancarkan truk Trado dari kabel listrik yang melintang, ternyata berujung maut.  Warga Jalan Diponegoro, Desa Sihare’o II Tabaloho, Kota Gunungsitoli itu, tewas kesetrum, Rabu (15/6/2016) sekitar pukul 17.10 WIB.

Peristiwa ini bermula ketika truk trado yang membawa escavator melintas di Dusun II, Desa Tarakhaini, Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa. Korban mencolok/mengangkat jaringan listrik yang melintang agar tidak terkena escavator menggunakan galah karet.

Namun, galah karet yang digunakan korban basah akibat hujan, sehingga saat mengangkat jaringan listrik yang menghalangi truknya, korban kesetrum dan terlempar di samping eskavator sehingga tak sadarkan diri.

Baca Juga:  1 Tahun Buron, Tahanan Polsek Belawan Diringkus

Dalam keadaan tidak sadarkan diri, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit oleh masyarakat bersama Polisi Sektor Alo’oa yang dipimpin Kapolsek Iptu Dewar Damanik. Setiba di Rumah sakit, korban tidak dapat tertolong dan meninggal pukul 18.30 WIB.

Kapolres Nias AKBP Bazawato Zebua melalui Ps Paur Humas Polres Nias Aiptu Osiduhugo Daeli yang ditemui di Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Jumat (17/6/2016) membenarkan insiden tersebut.

Kini mobil trado yang ditumpangi korban sudah diamankan di Mapolres Nias, supir trado sudah dimintai keterangan guna penyelidikan lebih lanjut.

Kepada wartawan, Ps Paur Humas menuturkan, korban NL alias Ama Putra Lase bekerja sebagai pembantu supir (kernet) di mobil trado yang ditumpanginya. [IH]

Terkait


Berita Terbaru