Home / / Hati-hati Modus Ini, Ester Sibarani Tak Sadar Tarik Uang Rp320 Juta dari Bank Sumut

Hati-hati Modus Ini, Ester Sibarani Tak Sadar Tarik Uang Rp320 Juta dari Bank Sumut


Modus Kejahatan Hipnotis

EDISIMEDAN.COM, MEDAN – Modus kejahatan saat ini kian canggih saja. Korban terbaru adalah Ester boru Sibarani (65), pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Warga Jalan Bunga Wijaya, Medan Selayang, ini tanpa sadar menarik uangnya dari Bank Sumut dalam jumlah besar, Rp320 juta!

Pengakuan korban, dia menjadi korban hipnotis seorang pria yang mengaku warga negara Singapura. Atas kejadian itu, korban membuat laporan ke Mapolsekta Medan Kota.  Kejadian hipnotis itu dialami, Rabu (27/7/2016) kemarin. Saat itu, korban tengah menunggu angkutan umum di kawasan Jalan Jamin Ginting, Medan.

Menurut Kapolsekta Medan Kota, AKP Martuasah Tobing, ketika korban tengah menunggu angkutan umum, dihampiri oleh seorang pria tak dikenal. Pelaku berpura-pura, menanyakan alamat tempat pelatihan kerja.

Selang beberapa saat kemudian, datang seorang wanita yang seolah-olah ingin bantu korban seraya berpura-pura menanyakan hal yang ditanyakan oleh pria asal Singapura tersebut.

Baca Juga:  Dua Dalang Utama Kasus Pengeroyokan Perwira Polisi Diringkus

“Korban belum selesai menjelaskan pembicaraannya, tiba-tiba datang mobil Toyota Avanza warna hitam. Dari mobil itu, keluar seorang pria yang ngajak korban untuk mengantarkan mereka ke alamat yang ditanyakan oleh salah satu pelaku,” kata Martuasah.

Lebih lanjut, mantan Kasat Reskrim Polres Deliserdang ini sebut, korban mengikuti permintaan sosok dari dalam mobil tersebut. Kemudian, korban masuk bersama para pelaku lainnya.

Dari keterangan korban, kata Martuasah, di dalam mobil Avanza itu, korban diajak bercerita. “Korban diajak cerita panjang lebar mengenai pekerjaan para pelaku yang diduga merupakan modus dalam menjalankan aksi kejahatan,” sebutnya.

Disebutkan, pelaku bernama Jonathan pun menceritakan jika dirinya berencana menukarkan uang pecahan dolar Singapura untuk keperluan membayar gaji karyawannya. Total nominalnya mencapai Rp600 juta.

Baca Juga:  Tandai, Anak Medan Perjuangan Jadi Polisi Gadungan, Kerjanya "Tukang Kompas"

Oleh pelaku lainnya, cerita itu disambungkan dengan pertanyaan yang mengarah kepada korban. Apakah korban punya simpanan uang untuk dipinjamkan sementara atau tidak. Tanpa sadar, korban membeberkan, jika memiliki simpanan uang sebesar Rp320 juta di Bank Sumut, Simpang Kuala.

Pelaku pun kemudian merayu korban untuk meminjamkannya kepada Jonathan. Iming-iming para pelaku, akan dibayarkan dengan tambahan 50 persen sebagai bonus.

“Setelah berhasil memperdaya korban, pelaku langsung bawa korban untuk melakukan penarikan uang Rp320 juta di Bank itu. Kemudian uang diserahkan kepada pelaku bernama Jonathan yang mengaku WN Singapura,” tambah Martuasah.

Berhasil mendapat uang, pelaku membawa korban ke depan Suzuya Plaza di Jalan Brigjend katamso Medan. Korban diturunkan dari mobil dan pelaku lainnya pura-pura mau belanja serta mengajak korban ke dalam Suzuya untuk belanja.

Baca Juga:  Mau Jemput Kakek, Siswi SD ini Diperkosa OTK

“Korban kemudian disuruh menunggu para pelaku yang pura-pura mau ambil barang. Tapi ternyata, pelaku tak muncul lagi sampai akhirnya korban sadar merasa dihipnotis dan melaporkannya,” tambah Martuasah.

Martuasah menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus yang dilaporkan oleh korban. Polsekta Medan Kota, kemudian menelusuri rekaman CCTV di dalam bank maupun di luar bank. Selanjutnya, polisi melakukan identifikasi terhadap identitas pelaku yang diduga sindikat hipnotis profesional. “Kita duga para pelaku ini sudah sering beraksi dan cukup profesional,” tandas Martuasah. [buwas]

Terkait


Berita Terbaru