Home / MEDAN TODAY / Terima Kritikan Warga, Eldin Hanya Minta Waktu Benahi Kota Medan

Terima Kritikan Warga, Eldin Hanya Minta Waktu Benahi Kota Medan


Walikota Medan Dzulmi Eldin saat tinjau pembangunan drainase di Jalan Sei Batanghari, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Rabu (14/9/2016)

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Walikota Medan Dzumli Eldin meminta kepada seluruh warga Kota Medan untuk memberikan kesempatan kepada dirinya beserta Wakilnya Akhyar Nasution untuk menata Kota Medan.

Untuk menjadikan Medan lebih baik lagi bilang Eldin, tidak bisa seperti membalikkan telapak tangan. Selain membutuhkan waktu, juga harus dibuat skala prioritas yang harus dikerjakan sehingga masyarakat bisa langung merasakan manfaatnya.

“Jadi beri kami kesempatan untuk membenahi Kota Medan. Silahkan kritik, sebab saya tidak alergi dengan kritikan karena itu menunjukkan warga peduli dengan kota ini. Apalagi jika kritikan yang disampaikan itu disertai dengan solusi, tentunya sangat berharga bagi kami dalam membenahi kota yang kita cintai ini,” ujar Eldin, saat memantau pembetonan drainase di Jalan Sei Batanghari, Kelurahan  Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Rabu (14/9/2016).

Baca Juga:  Bobby Ikuti Upacara Peringatan HUT ke-102 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan  

Sebelumnya Walikota meninjau pembetonan drainase di Jalan Selambo, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas. Ketika peninjauan dilakukan, proses pembetonan drainase masih dalam tahap pengorekan.

BACA JUGA
Pakai Sepatu Bot dan Cangkul, Eldin Korek Parit yang Tersumbat

Selain mengecek pembetonan drainase, mantan Wakil Walikota dan Sekda Kota Medan itu juga melihat aliran drainase sampai Sungai Selayang guna memastikan tidak ada penyumbatan lagi.

Namun ketika berada di bantaran Sungai Selayang, Eldin sempat marah. Sebab, material  pecahan beton trotoar dibuang ke dalam pinggiran sungai.

Eldin langsung memanggil Camat Medan Sunggal, Fahri Matondang yang ikut mendampingi dalam pemantauan tersebut. Camat diminta untuk menemui pemilik bangunan agar tidak membuang material bangunannya ke pinggiran sungai.

Baca Juga:  Serunya CFD Di Medan, Diisi Olahraga Rekreasi Beladiri Kempo

“Beritahu pemilik bangunan untuk tidak membuang material sisa bangunannya di pinggiran sungai. Sedangkan material yang berada di pinggiran sungai, segera diangkat!” tegas Eldin

Usai melakukan pemantauan, Eldin pun melihat warga sekitar, terutama para pengendara kenderaan bermotor terganggu dengan pembetonan drainase yang dilakukan. Sebab, tumpukan tanah hasil pengorekan bersampur lumpur masih teronggok di pinggiran jalan sehingga  sedikit mempersempit ruas jalan.

Di samping itu Eldin pun menyadari tanah dan lumpur yang dikorek tersebut sangat mengganggu warga  karena keberadaannya persis di depan rumah.  “Atas ketidaknyamanan ini, saya mohon maaf. Insya Allah setelah pembetonan drainase yang kita lakukan ini selesai, insya Allah masyarakat akan merasakan manfaatnya,” ungkapnya. [ded]

Terkait


Berita Terbaru