Home / NEWS / Duh Kejamnya, Bocah 10 Tahun Ini Sekarat Disiram Air Panas oleh Pasutri

Duh Kejamnya, Bocah 10 Tahun Ini Sekarat Disiram Air Panas oleh Pasutri


Melinda, bocah berusia 10 tahun korban penganiayaan pasutri Yasmin Laia (38) dan Suparto (39) saat dirawat di RS Bhayangkara Polda Sumut, Jumat (16/9/2016) malam.

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Pasangan suami istri Yasmin Laia (38) dan Suparto (39), diduga melakukan penganiyaan terhadap Melinda, bocah berusia 10 tahun. Tubuh bocah malang tersebut melepuh akibat disiram air panas. Ia kini dalam perawatan di RS Bhayangkara Polda Sumut dalam kondisi sekarat.

Tidak hanya Melinda, satu korban lagi bernama Hati Lase (28), juga menjadi korban penganiayaan pasutri tersebut. Di sekujur tubuhnya juga dipenuhi luka dan memar.

Diduga, keduanya merupakan korban penganiayaan dan penyiksaan yang dilakukan oleh kerabatnya sendiri, Jumat (16/9/2016) malam.

Saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, kondisi keduanya pun sangat memprihatinkan. Luka cukup parah dialami Melinda. Kulit tubuhnya melepuh akibat disiram air panas.

Baca Juga:  Terkait Aksi Brutal TNI AU di Medan, DPR Agendakan Panggil Panglima TNI

“Anak itu disiram pakai air panas. Sedangkan korban yang satu lagi dipukuli,” ujar Suhendri yang membawa kedua korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Medan, saat ditemui, Sabtu (17/9/2016) dinihari.

Ia mengatakan, kedua korban tersebut diduga menjadi korban penyiksaan oleh paustri yang merupakan warga Jalan Sidomulyo, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Deliserdang.

BACA JUGA
Pasutri Penganiaya Melinda Jadi Tersangka dan Ditahan Hindari Amuk Massa

Suhendri mengungkapkan, penyiksaan terhadap kedua korban terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Hal itu diketahui atas laporan warga sekitar tempat tinggal mereka. Ketika itu, Suhendri dan rekannya tengah melakukan pertemuan tak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga:  Puluhan Wartawan Demo di Polresta Medan

“Kami sedang rapat, ada warga yang melapor telah terjadi penyiksaan. Saat dicek oleh kepala dusun ternyata benar,” jelasnya.

Tidak hanya Melinda, satu korban lagi bernama Hati Lase (28), juga menjadi korban penganiayaan pasutri tersebut. Di sekujur tubuhnya juga dipenuhi luka dan memar.
Tidak hanya Melinda, satu korban lagi bernama Hati Lase (28), juga menjadi korban penganiayaan pasutri tersebut. Di sekujur tubuhnya juga dipenuhi luka dan memar.

Melihat hal itu, Suhendri beserta rekannya melaporkan hal itu kepada polisi dan membawa korban ke rumah sakit. Sementara itu, terduga pelaku penyiksaan diamankan pihak yang berwajib agar tidak menjadi bulan-bulanan warga.

Sementara itu, Panit Reskrim Polsek Labuhan Ipda Ismail Pane yang ikut mengantarkan korban mengatakan, penyiksaan terhadap korban diduga dilakukan oleh  Yasmin Laia (38) dan suaminya Suparto (39).

“Dari kondisinya, sepertinya mereka kerap mendapatkan penyiksaan. Karena, warga mengatakan sering mendengar jeritan dan tangisan anak kecil,” bebernya.

Baca Juga:  Tragis, Dihadapan Istri, Mertua dan Anak, Pimred Harian Orbit Dikeroyok Sopir Go-Car

UPDATE
Bocah Korban Penganiyaan Pasutri Alami Luka Bakar Hingga 30 Persen

Bahkan menurut Ipda Ismail, ada dugaan korban lebih dari dua orang. Untuk penyelidikan atas kasus ini, Yasmin Laia (38) dan suaminya Suparto (39) pun diboyong ke Polsek Medan Labuhan untuk diperiksa.‎ [ded]

Terkait


Berita Terbaru