Home / MEDAN TODAY / Dewan Kota Beri Masukan Atasi Banjir ke Akhyar

Dewan Kota Beri Masukan Atasi Banjir ke Akhyar


Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution menggelar pertemuan dengan Dewan Kota Medan di Balai Kota Medan, Rabu (21/9/2016). Dalam pertemuan tersebut, Dewan Kota menyampaikan sejumlah keluhan yang disampaikan masyarakat, terutama menyangkut masalah banjir, jalan rusak serta kebersihan.

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution menggelar pertemuan dengan Dewan Kota Medan di Balai Kota Medan, Rabu (21/9/2016). Dalam pertemuan tersebut, Dewan Kota menyampaikan sejumlah keluhan yang disampaikan masyarakat, terutama menyangkut masalah banjir, jalan rusak serta kebersihan.

Selanjutnya, Dewan Kota pun memberikan sejumlah masukan untuk dilakukan Pemko Medan guna mengatasinya.

Dewan Kota yang hadir berjumlah enam yakni Bangun Tampubolon, Budi D Sinulingga, Datok Adil FH, Syahrin Harahap, M Hatta, Suwandi Widjaya dipimpin Afifuddin Lubis.

Kepada Wakil Walikota didampingi Asisten Pemerintahan, Musadad Nasution, Afifudin mengatakan kedatangan mereka untuk menyampaikan sejumlah keluhan warga.

Dari sejumlah keluhan yang mencuat itu, Afifuddin menyoroti masalah banjir, jalan rusak dan kebersihan yang disoroti warga. Untuk itu, jelas Afifuddin, Dewan Kota telah menganalisa seluruh keluhan masyarakat tersebut, salah satunya mengenai banjir.

“Terkait masalah banjir ini, Dewan Kota sudah melakukan evaluasi serta solusi mengatasinya,” kata Afifuddin.

Baca Juga:  Bobby Nasution Temui Pengunjuk Rasa

BACA JUGA
Pakai Sepatu Boot dan Cangkul, Eldin Korek Parit yang Tersumbat

Seperti yang dipaparkan Budi D Sinulingga,  sejak banjir besar tahun 2011, belum ada langkah-langkah penanganan banjir yang dilakukan. Menurutnya, penyebab banjir di Kota medan akibat air limpasan permukaan sudah meningkat. Kemudian kapasitas saluran primer tidak mncukupi lagi dan pembangunan saluran sekunder tidak efektif.

Upaya penanggulan menurut Budi, diadakan reboisasi, pembangunan waduk serta noprmalisasi dan pelebaran sungai. Kemudian diikuti dengan penertiban dan pengawasan terhadap tumbuhnya bangunan baru di bantaran sungai.

Di samping itu Budi menyampaikan saran Dewan Kota menyikapi banjir. Pertama, membentuk tim koordinasi penananggulangan banjir. Kedua, membentuk tim sosialisasi pembebasan kawasan di bantaran sungai dibantu pakar sosial.

“Tim sosialisasi ini sangat dibutuhkan untuk mengkomunikasikan kepada masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai agar mau pindah, sebab bangunan yang ada di pinggiran sungai menjadi penyebab penyempitan penampang sungai sehingga sungai tidak sanggup menampung debit air,”jelas Budi Sinulingga.

Baca Juga:  Besok, Sejumlah Ruas Jalan Kota Medan Akan Ditutup

Lebih lanjut lagi, Budi menyarankan agar Pemko Medan membentuk tim penertiban bangunan liar di pinggiran sungai, dan memerintahkan lurah untu mengawasi sungai dan salurannya atas akulasi dari penduduk. Tidak hanya itu saja, Budi juga meminta agar PDAM dan instansi lainnya memindahkan bagian dari instalasi yang mengahambat saluran. Dan yang terakhir harus dilakukan peningkatan upaya pemeliharaan saluran.

BACA JUGA
Eldin Keluarkan Enam Intruksi yang Wajib Dipatuhi Lurah dan Camat

Sementara itu menurut Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution, banjir yang kerap melanda Kota Medan menjadi perhatian khusus Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin.

Selama 3 tahun kedepan Pemko Medan akan terus fokus memperbaiki infrastruktur kota, seperti perbaikan drainase, jalan, dan lainnya.

Atas dasar itulah Pemko Medan sangat mengapresiasi masukan dari Dewan Kota untuk mengatasi  masalah banjir tersebut.

“Kami sangat mengharapkan adanya masukan dari Dewan Kota, sehingga kami dapat mengambil langkah-langkah intensif dalam menangani banjir ini,”kata Akhyar .

Baca Juga:  Minimalisir Banjir Rob Di Medan Utara, Tahun Ini Pemko Medan Akan Bangun Tanggul

Selanjutnya Akhyar menyampaikan, saat ini Pemko Medan memiliki 2 opsi dalam perbaikan infrastruktur yakni perbaikan dilakukan secara bertahap di tiap wilayah atau dilakukan secara menyeluruh.

“Kedua opsi ini memiliki kelemahan dan kelebihan karena anggaran kita terbatas, kalau kita kerjakan secara bertahap hasilnya akan terlihat namun pengerjaannya tidak akan dapat menjangkau seluruh daerah Kota Medan. Sebaliknya jika dikerjakan secara menyeluruh, perbaikannya dapat menjangkau seluruh daerah namun hasilnya tidak maksimal,” jelasnya.

Pertemuan Dewan Kota dengan Wakil Walikota ini diakhiri dengan penyerahan buku yang berisikan masukan maupun saran dari Dewan Kota terkait sejumlah permasalahan yang dikeluhakan masyarakat selama ini, terutama masalah banjir.

Buku ini diserahkan langsung Budi Sinulingga kepada Akhyar disaksikan seluruh anggota Dewan Kota lainnya. [fad]

Terkait


Berita Terbaru