Home / NEWSSUMUT / Nelayan Labura Ngamuk, Tiga Kapal Pukat Trawl Dibakar

Nelayan Labura Ngamuk, Tiga Kapal Pukat Trawl Dibakar


Tiga kapal penangkapan ikan teri yang menggunakan pukat trawl dibakar diperairan Dusun Datuan Golok, Desa Simandulang, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Minggu (9/10/2016) siang, sekitar pukul 11.00 WIB. [foto ilustrasi|repro analisa]

EDISIMEDAN.com, LABURA – Tiga kapal penangkapan ikan teri yang menggunakan pukat trawl dibakar diperairan Dusun Datuan Golok, Desa Simandulang, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Minggu (9/10/2016) siang, sekitar pukul 11.00 WIB.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara (Sumut) Kombes Rina Sari Ginting ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. “Infonya ya,” kata Kombes Rina Sari Gintinf ketika dikonfirmasi, Minggu (9/10/2016) malam.

Namun, ia tidak merinci bagaimana kondisi dilokasi saat ini. Ia mengarahkan untuk mengkonfirmasi langsung kepada Kapolres Labuhanbatu AKP Teguh Yuswardhie. “Silahkan langsung saja kepada Kapolres Labuhanbatu,” imbuhnya.

Ketika coba dikonfirmasi langsung kepada Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardhie, ponselnya tidak dapat dihubungi karena sibuk.

Baca Juga:  Susi Lestari, Korban Pembunuhan di Londut Merupakan Guru Honor dan Anak Pesantren

Dari informasi yang diperoleh, Minggu (9/10/2016), pembakaran tersebut dilakukan masyarakat nelayan jaring tradisional Dusun Simandulang dan Dusun Jatuhan Golok, Desa Simandulang, Kecamatan Kualauh Lediong yang berjumlah sekitar 120 orang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sedikitnya 40 orang nelayan mengalami kerugian materil dampak dari pembakaran kapal tersebut.

Belum diketahui apa penyebab aksi pembakaran tiga kapal nelayan yang menggunakan pukat trawl tersebut. Sampai berita ini dikirim, Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh masih belum bisa dikonfirmasi. [buwas]

Terkait


Berita Terbaru