Home / MEDAN TODAY / Tim Revolusi Mental Kemendagri Latih 2001 Kepling di Medan

Tim Revolusi Mental Kemendagri Latih 2001 Kepling di Medan


Sebanyak 2001 Kepala Lingkungan (Kepling) di Medan mendapat pelatihan dari Tim Revolusi Mental Kementrian Dalam Negeri RI di Gedung Madinatyul Hujjaz Asrama Haji Jalan AH Nasution Medan, Senin (10/10/2016).

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Sebanyak 2001 Kepala Lingkungan (Kepling) di Medan mendapat pelatihan dari Tim Revolusi Mental Kementrian Dalam Negeri RI di Gedung Madinatyul Hujjaz Asrama Haji Jalan AH Nasution Medan, Senin (10/10/2016).

Pelatihan Kepling tersebut dibagi dalam 4 angkatan dimana setiap angkatan berjumlah 500 kepling. Selama empat hari, mereka dibekali soal Pembinaan Mental, Disiplin dan Etos Kerja Kepling se-Kota Medan tahun 2016.

Selain Tim Revolusi Mental Kementrian Dalam Negeri RI yang berjumlah 3 orang, narasumber lainnya terdiri dari Polresta Medan (6 orang) dan Kodim 0201/BS (10 orang).

“Maksud dan tujuan digelarnya kegiatan ini adalah untuk menciptakan kepling yang bermental baja, tangguh dan handal di lapangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. di samping itu juga sebagai garda terdepan yang langsung bertemu dengan masyarakat guna menginformasikan program-program Pemko medan,” jelas Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Setdakot Medan, Zein Noval.

Baca Juga:  Wali Kota Lepas 2.850 Pelari Medan 10K & 5K

Sementara itu Drs Amran Jamaluddin MSi selaku kabag Perencanaan Ditjen Otda Kemendagri yang menjadi salah satu narasumber, mengapresiasi digelarnya kegiatan ini. Dia memuji Pemko Medan, sebab kegiatan seperti ini baru Pemko Medan yang pertama kali menggelarnya. “Jadi saya salut dan mengapresiasi Pemko Medan,” ujar Amran.

BACA JUGA
Eldin Kirim Sinyal Copot Lurah dan Camat di Medan

Asisten Pemerintahan Setdakot Medan, Musadat Nasution mewakili Walikota Medan, Dzulmi Eldin berharap, acara ini dapat meningkatkan semangat, dedikasi serta kesadaran penuh bagi para kepling tentang tanggung jawab di tengah masyarakat.

Untuk itu, kepling dituntut menjadi komunikator kebijakan-kebijakan pembangunan yang bersentuhan langsung kepada masyarakat sampai dengan tingkat keluarga maupun individu.

Baca Juga:  Mendagri Diminta Jelaskan Soal Pembatalan 72 Perda Pendidikan

“Semua yang kita kerjakan harus dipahami sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Sebab, saya masih seringkali mendengar keluhan dari masyarakat bahwa seorang kepling cenderung tidak mau mengakomodir kepentingan masyarakat jika tidak ada imbalan,” kata Musadat menyampaikan pesan Eldin.

Melalui sambutan tertulisnya, Walikota menyampaikan pesan khusus kepada seluruh kepling yang harus segera ditindaklanjuti yakni menghidupkan kembali siskamling sebagai gerakan kebersamaan untuk menjaga rasa aman dan nyaman di tingkat lingkungan.

Lalu, kepling harus menjadi inisiator gotong royong untuk membangun kekompakan di tengah masyarakat sekaligus menjaga agar lingkungan tetap bersih, nyaman dan sehat.

“Mari kita jaga bersama-sama kepercayaan masyarakat. Jangan sampai ada lagi kita dengan pungutan-pungutan yang tidak semestinya di dalam melayani masyarakat, termasuk perlakuan-perlakuan yang pilih kasih atau tidak seimbang antara kepling dengan warganya yang satu dengan lainnya,” pesannya. [ded]

Terkait


Berita Terbaru