Home / / Pengedar Sabu Ketengan di Belawan Sudah Masuk dalam Gang

Pengedar Sabu Ketengan di Belawan Sudah Masuk dalam Gang


EDISIMEDAN.com, BELAWAN – Wilayah hukum Polres Belawan mesti ekstra keras menjaga teritorialnya dari bandit narkoba. Karena jika tidak, kawasan Pelabuhan Belawan dan sekitarnya akan menjadi wilayah darurat peredaran narkoba.

Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, dalam sehari berhasil mengamankan 4 pelaku terduga pengedar narkoba jenis sabu dari tempat yang berbeda. Keempat pelaku diamankan pada Selasa (25/10/2016) kemarin, masing-masing berperan sebagai pengedar sabu.

“Mereka (pelaku-red) kita amankan dari tempat yang berbeda, oleh timsus 2 dan unit 2 bersama barang bukti berupa narkoba jenis sabu,” ucap Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Tri Setiady melalui Kasat Narkoba AKP Dedi Kurniawan didampingi Kanit II, Ipda CH Nababan.

Baca Juga:  Sergap Kapal Penyelundup di Asahan, Kapal Patroli Bea Cukai Dimercon OTK

Katanya, Asep Suhery alias Cecep warga Marelan Pasar 4, Pasar 3 Buntu Gang Resmi diamankan pada Selasa (25/10/2016) sekitar pukul 06.30 WIB, bersama barang bukti berupa 10 klip plastik bening berisi sabu seberat 1,5 gram.

“Sekitar pukul 11.00 WIB, Bambang alias Manto (34) warga Jalan Veteran Gang Menur, Pasar 9 Desa Manunggal, diamankan bersama dengan M Riswandi alias Aris (33). Dari keduanya diamankan barang bukti berupa sabu seberat 1,95 gram,” jelas Dedi.

Tambahnya, pelaku Irwanto alias Anto (26), warga Jalan Pelabuhan Raya Belawan dibekuk sekitar pukul 16.00 WIB. Bersama pelaku diamankan barang bukti berupa kaca pin 1, 2 gram dan sabu 1,4 gram.

Baca Juga:  Kejari Geledah Kantor Bagian Pemerintahan dan Umum Pemkab Tobasa

“Mereka semua kita amankan dalam satu hari penangkapan dan dua (2) pemasok barang tersebut kita tetapkan sebgai DP0,” pungkasnya

Sementara salah seorang pelaku, Irwanto alias Anto, yang mengaku bekerja sebagai nelayan mengatakan, barang bukti berupa sabu diperolehnya dari Rano (DPO). “Sabu seberat 1,4 gram aku terima dari Rano, untuk aku jual kembali secara ketengan,” ucapnya. [fad]

Terkait


Berita Terbaru