Home / / JR Saragih Semangati Anak Panti Asuhan untuk Percaya Diri

JR Saragih Semangati Anak Panti Asuhan untuk Percaya Diri


MOTIVASI. JR Saragih Bupati Simalungun, dihadapan para anak panti asuhan Thabita Care di Pematang Siantar, Minggu (6/11/2016), menegaskan jangan pernah malu untuk menceritakan jatidiri mereka.

“Saya ingin memberikan manfaat bagi setiap panti asuhan. Dan, saya pun ingin anak-anak dan semua orang yang di panti ini mempunyai semangat. Saya adalah bapak kalian. Untuk itu, jangan pernah malu dan kecewa. Jika kalian ditanya siapa orang tuanya, silahkan kalian jawab orang tua saya adalah JR Saragih,” tegasnya.

Setelah memberikan motivasi, JR Saragih pun meninjau keadaan dan suasana panti asuhan. Ia pun mengaku miris melihat keadaan yang ada. Untuk itu, atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten JR Saragih membantu fasilitas dan prasarana panti seperti 10 unit tempat tidur, perbaikan asbes untuk asrama penginapan, serta arena bermain.

Baca Juga:  JR Saragih: Tidak Ada Kata Ampun untuk Pungli di Simalungun!

JR Saragih pun memberikan fasilitas pendidikan gratis kepada Ruth Silaban yang akan melanjutkan ke jenjang kuliah, kemudian bantuan pendidikan sekolah SMU ke Simare mare.

“Pendidikan ini sangat penting untuk meraih cita-cita, terutama Ruth yang ingin menjadi PNS dan Simare-mare yang ingin menjadi tentara. Pesan saya kepada pengasuh, berikanlah kasih sayang ke mereka dan bimbinglah untuk meraih cita-citanya,” harap JR Saragih.

Bupati Simalungun ini pun mengaku berterima kasih kepada panti asuhan ini sebab mau dan rendah hati menampung mereka. Ini artinya, panti asuhan meringankan program pemerintahan daerah.

“Saya sangat mengapresiasi akan hal ini. Apalagi, di panti ini ada warga kita yang berasal dari Simalungun. Untuk itu, saya berpesan dan mohon bantuan ke dinas Pemkab Simalungun untuk berbuat banyak atas panti asuhan ini. Berikan bantuan selagi kita bisa membantunya,” pesan JR Saragih kepada SKPD untuk memberikan bantuannya.

Baca Juga:  JR Saragih Pimpin Upacara Pemakaman Kepala BP4K Simalungun

Sementara itu, Theodora Sihite pendiri panti asuhan Thabita Care mengaku berterima kasih atas kerja nyata dan bantuan yang diberikan oleh JR Saragih yang secara personal maupun yang datangnya dari pemerintah kabupaten Simalungun.

Sebab, kata pendiri panti asuhan, selama ini donasi yang diterimanya berdasarkan kunjungan. Bantuan dari pemerintah daerah maupun dinas sosial masih kurang. Padahal biaya operasional untuk menghidupi panti ini sedikitnya Rp 200 ribu per hari.

“Selama ini donasi sifatnya masih partisan. Pemerintah terkait belum terlalu memperhatikan. Padahal setiap tahun kita selalu mengajukan proposal tapi hasilnya selalu nihil. Padahal dinas sosial selalu memberikan kerjaan ke kita. Banyak anak-anak terlantar dari jalanan yang dilimpahkan ke panti ini,” ungkap Theodora Sihite. [ftr]

Terkait


Berita Terbaru