Home / MEDAN TODAY / Utang Rp 2 Miliar, Dirut PD Pembangunan Diminta Siapkan Business Plan

Utang Rp 2 Miliar, Dirut PD Pembangunan Diminta Siapkan Business Plan


Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution meninjau Kantor PD Pembangunan di Jalan Sutomo Medan, Selasa (10/1/2017). Dalam pertemuan dengan Dirut PD Pembangunan, Putrama Alkhairi beserta jajaran direksi serta kepala bagian, Akhyar minta agar mereka segera menyiapkan business plan perusahaan milik Pemko Medan yang menangani Medan Zoo (Kebun Binatang), Kolam Renang Deli, Pergudangan Kayu Putih dan Gelanggang Remaja tersebut.

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Pasca pelantikan, Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution meninjau meninjau Kantor PD Pembangunan di Jalan Sutomo Medan. Akhyar ingin melihat kondisi perusahaan milik Pemko Medan yang menangani Medan Zoo (Kebun Binatang), Kolam Renang Deli, Pergudangan Kayu Putih dan Gelanggang Remaja tersebut.

Dalam pertemuan dengan Dirut PD Pembangunan, Putrama Alkhairi beserta jajaran direksi serta kepala bagian, Akhyar minta agar mereka segera menyiapkan business plan.

“Saya minta dalam waktu seminggu ini, business plan harus sudah selesai. Melalui business plan ini, kita dapat melihat gambaran rencana kerja mereka yang terukur sehingga tingkat kesejahteraan maupun kemajuan PD Pembangunan dapat lebih baik lagi. Tidak hanya PD Pembangunan, dua BUMD lainnya yakni PD Pasar dan PD Rumah Potong Hewan (RPH) juga kita minta untuk menyiapkan business plan,” kata Akhyar, Selasa (10/12/2017).

Baca Juga:  Pasar Petisah Pengap, Bau dan Bocor

Kemudian Akhyar minta kepada jajaran PD Pembangunan segera melakukan pembenahan dan menambah wahana maupun fasilitas lainnya, baik itu di Kolam Renang Deli maupun Medan Zoo guna menarik perhatian warga untuk datang.

Jika pengunjung datang banyak, Akhyar pun optimis penghasilan PD Pembangunan pun bertambah.

BACA JUGA
Pasar Petisah Pengap, Bau dan Bocor

Di tempat sama, Dirut PD Pembangunan, Putrama Alkhairi mengungkapkan, pihaknya akan berfokus kepada tiga faktor dalam menjadikan PD Pembangunan sebagai perusahaan daerah yang sehat.

Pertama adalah optimalisasi fasilitas dan potensi bisnis yang dapat dikelola PD Pembangunan, kedua adalah efisiensi sehingga tidak ada pengeluaran yang tidak diperlukan dan ketiga inovasi untuk memberikan kenyamanan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Baca Juga:  Jelang Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Siagakan Tim Satgas di Sumatera Utara

“Saya yakin dengan ketiga upaya itu, PD Pembangunan akan bangkit dan menjadi perusahaan daeah yang primadona,” ungkapnya.

Sebelumnya kepada Wakil Walikota Medan, Putrama melaporkan, selama dua tahun kepemimpinannya, hutang PD Pembangunan yang mencapai Rp 4 Miliar telah berkurang menjadi 2 Miliar.

“Ini semua berkat dukungan Pemko Medan dan kerja sama tim yang solid. Dan saya yakin dengan tim yang solid sekarang ini, PD Pembangunan bisa menjadi andalan Pemko Medan,” acapnya optimis.¬†[ded]

Terkait


Berita Terbaru