Home / SUMUT / Seminggu Dinyatakan Hilang, Lima Nelayan Nias Ditemukan Selamat

Seminggu Dinyatakan Hilang, Lima Nelayan Nias Ditemukan Selamat


Lima nelayan hilang asal Desa Sifalaete Ulu, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli ditemukan selamat oleh sesama nelayan, setelah dinyatakan hilang selama 1 minggu. [foto: sanuria.com]

EDISIMEDAN.com, GUNUNGSITOLI — Lima nelayan hilang asal Desa Sifalaete Ulu, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli ditemukan selamat oleh sesama nelayan, setelah dinyatakan hilang selama 1 minggu.  

Kelima nelayan tersebut ditemukan di lokasi Mercusuar, Pulau Karang Panjang, Kabupaten Nias Selatan, Kamis (26/1/2017) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kelima nelayan tersebut adalah, Yanus Setiawan Telaumbanua alias Ama Rasti (31), Yarima Telaumbanua (25), Berkat Lase (18), Yaris Lase (18) dan Ama Juli (35).

Sesampainya di pantai Desa Moawo, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Jumat (27/1/2017) sekitar pukul 00.15 WIB, mereka langsung disambut keluarga.

Dilansir sanuria.com (media jejaring edisimedan.com), mereka bisa selamat atas bantuan kapal ikan asal Sibolga.

Penuturan nakhoda kapal Yanus Setiawan Telaumbanua, awalnya mesin kapal mereka rusak ketika hendak kembali ke Kota Gunungsitoli diantara Pulau Pini dan Pulau Karang Panjang, Kabupaten Nias Selatan, Jumat (20/1) pekan lalu.

Baca Juga:  Berkas Laporan Oknum Wartawan Binjai Terkait Postingan ZP Belum Lengkap

Kala itu, kapal mereka sempat dibiarkan terbawa arus laut yang arahnya menuju Kota Gunungsitoli, tetapi ketika arus laut berubah arah, mereka lego jangkar.

Senin (23/1), mereka meminta tolong kepada kapal nelayan Sibolga yang kebetulan lewat, dan ditarik hingga lokasi Mercusuar, Pulau Karang Panjang, Kabupaten Nias Selatan.

Selain membantu menarik kapal mereka, para nelayan Sibolga juga membantu memberi bahan makanan, karena persediaan makanan di kapal mereka sudah habis.

Mereka ditinggalkan di lokasi mercusuar hingga ditemukan sesama nelayan asal Desa Moawo, Kota Gunungsitoli.

“Selama terapung di laut, stok makanan kami mulai menipis, dan untuk mempertahankan hidup, kami makan nasi sedikit atau sekali sehari. Begitu juga air, kami minum sedikit saja agar tidak habis. Untung ada kapal nelayan asal Sibolga yang lewat, kami minta tolong dan ditarik ke lokasi mercusuar, pulau karang panjang,” tutur Yanus.

Baca Juga:  Polres Binjai Musnahkan Barang Bukti Sabu 13 Kg

Setelah mengalami kejadian tersebut, Yanus mengatakan tidak kapok dan akan terus melaut untuk menafkahi keluarganya. Menurut Yanus, dia tidak bisa bekerja di darat, dan hanya paham bekerja sebagai nelayan atau nakhoda kapal ikan.

Kepala tim nelayan yang melakukan pencarian Safril Halawa yang ditemui di lokasi yang sama menuturkan, kapal dan nelayan yang hilang mereka temukan di Pulau Karang Panjang, Nias Selatan, Kamis (26/1) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kelima rekan mereka tersebut ditemukan dalam keadaan sehat tanpa mengalami luka, dan kapal mereka kemudian ditarik ke Kota Gunungsitoli.

Kepala Desa Sifalaete Ulu Syukur Niaman Telaumbanua yang ikut menyambut warga desanya mengucapkan terima kasih kepada media dan nelayan yang ikut membantu, sehingga kelima warga desanya bisa kembali dengan selamat.

Dia juga berharap kejadian yang dialami warga desanya bisa menggugah pemerintah untuk dapat peduli dan tanggap apabila ada warga yang hilang, seperti yang telah dialami kelima warganya.

Baca Juga:  Kapolres Imbau Panitia Pilkades Netral

Kepada warganya yang bekerja sebagai nelayan, dia mengimbau agar lebih teliti dan melakukan persiapan lebih matang sebelum berangkat melaut, sehingga mereka tidak mengalami kejadian yang dialami Yanus Setiawan Telaumbanua alias Ama Rasti, Yarima Telaumbanua, Berkat Lase, Yaris Lase dan Ama Juli.

Pada berita sebelumnya, telah diberitahu jika kelima nelayan yang sempat dinyatakan hilang tersebut berangkat dari Kota Gunungsitoli, Senin (16/1) untuk memancing diperairan sekitar Pulau Pini, Kabupaten Nias Selatan.

Mereka sempat berpapasan dengan sesama nelayan asal Gunungsitoli, Rabu (18/1) dan hilang kontak sejak, Kamis (19/1). Tim Pos Sar Nias bersama dengan nelayan melakukan pencarian, dan setelah 10 hari di laut, kelimanya ditemukan selamat. [fad]

Terkait


Berita Terbaru